Ia mengatakan, saat ini ada 13 warga yang dilaporkan keracunan diduga terhirup gas hidrosulfat (H2S).
"Ada 13 orang yang dilaporkan keracunan. Gejala mual dan muntah-muntah," katanya.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan.
Kepala BPBD Kabupaten Madina Edi Matondang mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Baca Juga:4 Tanda Pasangan yang Baik, Yuk Cari Tahu
Warga yang mengalami keracunan saat berada di sekitar lokasi Wellpad Tenggo milik PT SMGP.
"Diduga terjadi kebocoran lumpur," jelasnya.
Para korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasus warga keracunan gas di Madina sudah berulang kali terjadi. Pada Minggu 6 Maret 2022, sebanyak 58 orang keracunan gas. Mereka mengalami pusing dan muntah yang diduga akibat H2S.
Baca Juga:Total Rp450 Miliar Dana Asing Masuk Indonesia dalam Satu Minggu