Nelayan Menjerit Solar Langka, Pemerintah Diminta Beri Solusi

Bayangkan saja setiap pergi melaut dari sore hingga pagi hari, satu perahu nelayan membutuhkan 30 liter solar.

Suhardiman
Sabtu, 03 September 2022 | 07:05 WIB
Nelayan Menjerit Solar Langka, Pemerintah Diminta Beri Solusi
Ilustrasi nelayan tradisional.(pixabay)

SuaraSumut.id - Nelayan di Medan, Sumatera Utara (Sumut) menjerit dengan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Kondisi ini membuat nelayan mau tidak mau membeli solar di agen dengan harga yang lebih mahal dari harga subsidi.

"Nelayan rasakan (kelangkaan solar) dalam hitungan tiga bulan ini, mereka belinya di agen-agen bukan di SPBN langsung," kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan, Abdul Rahman kepada SuaraSumut.id, Jumat (2/9/2022).

Ia mengatakan nelayan sulit mendapatkan solar di SPBU, sedangkan pom bensin khusus untuk nelayan (SPBN) tidak tersedia di Medan Utara.

"Karena mereka beli di SPBN, namun SPBN gak ada, beli di SPBU gak boleh pakai jeriken," ujar Abdul.

Baca Juga:Ketika Pak Dirlantas Polda Metro Jajal Motor Drag Race, "Pegel Kaki"

Di tengah kondisi yang sulit ini, kata Abdul, akhirnya nelayan membeli BBM solar di agen dengan harga yang jauh lebih tinggi.

"Jadi terpaksalah mereka beli di agen-agen dengan harga tidak lagi seperti harga subsidi harganya Rp 7.000, Rp 6.500 per liter," jelas Abdul.

"Untuk mengatasi kelangkaan ini nelayan membeli solar dengan harga yang mahal untuk dapat melaut yang hasilnya belum pasti," sambungnya.

Abdul menjelaskan, nelayan tidak punya pilihan lain selain membeli solar di agen. Bayangkan saja setiap pergi melaut dari sore hingga pagi hari, satu perahu nelayan membutuhkan 30 liter solar.

"Berharap ada hasil bisa memberi anaknya makan, tak melaut dia mau makan apa juga kan," ucapnya.

Baca Juga:Persib matangkan persiapan jelang laga melawan RANS Nusantara

Pemerintah diminta memberi solusi terkait hal ini, tidak sekadar memberikan BLT (bantuan langsung tunai) khususnya kepada nelayan.

"Jadi kalau ada rencana pemerintah kenaikan BBM, ya makin sulit tapi bagaimana pemerintah bisa kasih solusi ya, nelayan kecil ini lah bisa membantu dan mempermudah mereka mendapatkan BBM, itu gak ada masalah," ujarnya.

Abdul juga minta pemerintah untuk memberikan bantuan secara konkrit dengan menyediakan SPBU mini khusus untuk nelayan dan dengan harga terjangkau.

"Makanya kita bermohon kepada pemerintah kalau bisa dikasih-lah solusinya untuk rakyat kecil ini.Solusi yang kita harapkan mereka itu tetap mendapatkan minyak subsidi dan dibuatlah satu seperti pom mini (untuk nelayan)," katanya.

Kontributor : M. Aribowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini