Edy Rahmayadi Soal Tragedi Kanjuruhan Malang: Tragedi yang Sangat Menyesakkan Dada

Edy meminta semua pihak berbenah usai peristiwa ini terjadi.

Suhardiman
Senin, 03 Oktober 2022 | 12:35 WIB
Edy Rahmayadi Soal Tragedi Kanjuruhan Malang: Tragedi yang Sangat Menyesakkan Dada
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. [dok Pemprov Sumut]

SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyatakan kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, merupakan tragedi yang sangat menyesakkan dada.

Hal tersebut disampaikan Edy melalui unggahan di akun Instagramnya, dilihat SuaraSumut.id, Senin (3/10/2022).

"Sebuah tragedi yang sangat menyesakkan dada, duka yang sangat mendalam sangat saya rasakan atas terjadinya tragedi yang memakan korban nyawa hingga ratusan jiwa," kata Edy.

Edy lalu menyampaikan doa semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Baca Juga:Najwa Shihab Disebut Hilang Kesabaran lalu Penjarakan Nikita Mirzani, Benarkah?

"Saya bersama masyarakat Sumatera Utara mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan ikhlas dalam menghadapi musibah ini," tulisnya.

Edy kemudian barharap tragedi ini dapat dijadikan pelajaran agar ke depannya tidak terulang kembali.

"Mari bersama kita jadikan tragedi ini untuk sama-sama belajar dan berbenah agar ke depannya peristiwa memilukan ini tidak terulang kembali," kata Edy.

Edy mengatakan tidak ada pertandingan sepak bola yang sebanding dengan nyawa manusia. Untuk itu, Edy meminta semua pihak berbenah usai peristiwa ini terjadi.

"Tidak ada sepak bola sebanding dengan nyawa manusia! Mari bersama kita berbenah, tingkatkan rasa solidaritas dan sportifitas kita. Kalah menang biasa dalam pertandingan, akan tetapi nyawa manusia takkan bisa tergantikan," ungkapnya.

Baca Juga:Ketum Partai Nasdem Berikan Otoritas ke Anies Buat Pilih Cawapres Sendiri

Diberitakan,  tragedi Kanjuruhan Malang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Presiden Jokowi sudah menyampaikan duka cita atas kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang yang ratusan orang tersebut.

Kapolda Jatim Nico Afinta mengaku sejumlah petugasnya menembakan gas air mata ke arah tribun penonton yang diisi Aremania, pendukung Arema FC, pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Nico mengaku, saat pertandingan lanjutan Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya berjalan lancar. Hasil akhir dengan kemenangan Persebaya 3-2 membuat sejumlah pendukung Arema kecewa.

Lantaran suporter turun ke lapangan, petugas berusaha melakukan pengalihan agar para suporter tidak turun dan mengejar pemain. Akhirnya gas air mata pun ditembakan ke arah penonton.

Ia mengklaim bahwa penembakan gas air mata dilakukan lantaran pendukung tim berjuluk Singo Edan telah melakukan tindakan yang dinilai membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial.

"Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen," katanya melansir Antara Minggu (2/10/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini