"Masyarakat sekitar yang melihat kejadian tersebut mencoba melerai namun suami Korban mengarahkan parang kearah warga kemudian suami korban langsung diamuk massa," imbuhnya.
Sontak saja aksi penganiayaan maut ini menggegerkan warga sekitar, yang kemudian menghubungi pihak kepolisian.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan kepada SuaraSumut.id menjelaskan pihaknya telah menerima informasi kejadian ini.
"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala luka bacok, pipi kiri luka bacok, leher sebelah kanan dan kiri bagian belakang (meninggal dunia)," ujarnya.
Baca Juga:Masyarakat Sumut Diingatkan Waspadai Potensi Hujan Lebat di Pegunungan
"Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi," sambungnya.
Agustiawan mengatakan kejadian ini juga mengakibatkan anaknya berinisial S yang masih balita mengalami luka sayatan di siku tangan, dan kepala.
"Terhadap pelaku sudah diamankan beserta barang bukti dua unit becak motor dan satu buah parang," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga:PLN UIW Sumut Dukung Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik, Bangun SPBKLU di Kota Pematang Siantar