Warga yang mengerumuni lokasi lalu menyebarkan informasi penemuan tersebut. Kabar ini akhirnya sampai kepada ayah korban yang saat itu sedang bekerja di pabrik sepatu di Sunggal.
"Korban ini sudah hilang beberapa hari, gak lama dapat kabar dari STM (Serikat Tolong Menolong) kalau korban sudah ditemukan, menangislah bapaknya, aku-pun ikut nangis," kata Alex, salah seorang teman dari ayah korban.
Usai bekerja, Alex bersama dua orang temannya lalu mendatangi lokasi. Dirinya ingin menyaksikan lokasi mayat anak temannya itu ditemukan.
"Korban sehari-harinya sekolah di SMA Nila Harapan, rumahnya juga daerah Sunggal," kata Alex.
Baca Juga:Pelat Nomor RF Bisa Disanksi oleh Masyarakat, Polisi: Hak dan Kewajibannya Sama...
Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Suyanto Usman Nasution mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.
"Masih di TKP, melakukan penyelidikan," ujarnya singkat.
Kontributor : M. Aribowo