Kawal Pemilu 2024, Pj Gubernur Sumut Imbau Masyarakat Tolak Politik Uang

Pj Gubernur Sumut Hassanudin pun mengimbau masyarakat untuk menolak politik uang melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas.

Suhardiman
Kamis, 07 Desember 2023 | 13:21 WIB
Kawal Pemilu 2024, Pj Gubernur Sumut Imbau Masyarakat Tolak Politik Uang
Ilustrasi Pemilu 2024. [freepik]

SuaraSumut.id - Politik uang atau money politic masih menjadi ancaman serius menjelang Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Pj Gubernur Sumut Hassanudin pun mengimbau masyarakat untuk menolak politik uang melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas.

"Sama-sama kita sukseskan pemilu tahun ini, tingkatkan partisipasi dibarengi dengan objektivitas memilih, pilihlah dengan rasional, tidak tergiur politik uang, kampanye hitam dan lainnya," kata Hassanudin melansir Antara, Kamis (7/12/2023).

Menurut Hassanudin, partisipasi dalam Pemilu 2024 bukan hanya secara kuantitas tetapi juga secara kualitas. Dengan demikian, yang terpilih nantinya benar-benar hasil dari pemilih yang objektif.

"Saya juga berharap masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial baik menerima atau menyebarluaskan informasi," kata Hassanudin.

Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadikan pesta demokrasi ini yang aman, tentram dan damai.

"Indeks kerawanan real time dalam kategori sedang, tetapi perlu kewaspadaan kita menyikapi dinamika yang berkembang saat ini, terutama mendekati hari pemilu," ungkapnya.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan ada empat indikator yang harus dilakukan oleh semua pihak agar Pemilu 2024 berjalan dengan sukses.

"Ada empat indikator kesuksesan pemilu yang harus dilakukan yaitu tahapan berjalan baik, tingkat partisipasi secara kuantitatif dan kualitatif, tidak adanya konflik dan berjalannya program-program pemerintah," jelasnya.

Menurutnya, masa tahapan kampanye yang terhitung 66 hari lagi menjelang pemilu merupakan masa rawan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, dirinya meminta seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan sehingga pesta demokrasi berjalan dengan baik.

"Dikatakan sukses bila kita memenuhi keempat indikator tersebut. Tahapan pemilu saat ini memasuki masa kampanye, ada 66 hari lagi menjelang pemilu, dan ini masa-masa yang rawan, kita perlu waspada, dinamikanya harus tetap dijaga, tetapi tidak sampai menimbulkan kericuhan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini