LBH Medan Soroti 5 Program Prioritas Kapolda Sumut: Jangan Sekadar Tulisan, Tapi.....

Soal narkotika, kata Irvan, hingga saat ini diduga masih ada oknum polisi yang terlibat narkoba.

Suhardiman
Senin, 01 Januari 2024 | 14:39 WIB
LBH Medan Soroti 5 Program Prioritas Kapolda Sumut: Jangan Sekadar Tulisan, Tapi.....
Kantor LBH Medan. [Ist]

SuaraSumut.id - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menyoroti soal lima program prioritas Kapolda Sumut Irjen Agung Setya. Direktur LBH Medan Irvan Saputra meminta agar lima program prioritas tersebut bukan hanya sekadar tulisan, tapi harus dalam bentuk nyata.

"Lima program ini bukan sekadar tulisan, tapi harus dilakukan dalam bentuk nyata, yang benar-benar penindakan hukum secara aturan dan hak asasi manusia (HAM)," kata Irvan kepada SuaraSumut.id, Senin (1/1/2024).

Dalam penanganan area publik yang aman dan nyaman, kata Irvan, pihaknya masih melihat adanya aksi kejahatan jalanan, seperti begal.

Oleh karena itu, pihak kepolisian masih harus kerja keras untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk warga Sumut.

"Terkait dengan begal ini, LBH Medan menilai harus benar-benar dikerjakan secara baik. Ditambah lagi sudah ada 12 mobil double cabin diperuntukkan untuk penanganan begal, pencegahan dan penindakan," ujarnya.

Soal narkotika, kata Irvan, hingga saat ini diduga masih ada oknum polisi yang terlibat narkoba.

"Oleh karena itu, Polda Sumut tidak tebang pilih, tidak tutup mata terhadap anggota-anggota yang terlibat pemakai dan penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Irvan juga menyoroti soal percepatan penanganan program prioritas pemerintah. Menurutnya, harus ada bentuk konkret yang dilakukan oleh Polda Sumut.

Irvan kemudian menyoroti soal penguatan sistem pembinaan internal Polda Sumut. Pihaknya mengecam keras masih adanya oknum-oknum yang melakukan penyelidikan hingga 9 tahun. Hal ini tentu tidak memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi pencari keadilan.

"Proses ini harus sungguh-sungguh. Kalau hanya sekadar tulisan itu namanya lip service saja," ungkapnya.

Irvan juga sangat kecewa karena pihaknya dua kali membawa korban pencari keadilan untuk membuat laporan namun ditolak.

"Dua kali membawa klien membuat laporan di Propam, namun dua kali ditolak dengan alasan yang tidak masuk akal," jelasnya.

Tentang pemilu damai, kata Irvan, pihaknya mengaku sikap prioritas di Polda Sumut bukan hanya pengawalan pengamanan, maupun ekskalasi gangguan. Hal yang paling ditegaskan adalah netralitas Polri.

"Polri tidak boleh bermain saat pemilu, dan tidak boleh mencoba-coba melakukan intervensi terhadap penyelenggara pemilu. Netralitas itu harus ditunjukkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini