Dinkes Sumut: 362 Petugas Pemilu 2024 Dapat Perawatan Medis, 5 Orang Meninggal Dunia

Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut) mencatat sebanyak 362 orang petugas Pemilu 2024 mendapat perawatan medis.

Riki Chandra
Sabtu, 24 Februari 2024 | 19:41 WIB
Dinkes Sumut: 362 Petugas Pemilu 2024 Dapat Perawatan Medis, 5 Orang Meninggal Dunia
Ilustrasi Pemilu 2024 (jateng.nu.or.id)

SuaraSumut.id - Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut) mencatat sebanyak 362 orang petugas Pemilu 2024 mendapat perawatan medis.

Kepala Dinkes Sumut, Alwi Mujahit mengatakan, berdasarkan data per23 Februari 2024, sebanyak 77 orang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dan 285 orang di puskesmas.

"Yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 56 orang, 20 orang dinyatakan sembuh dan 1 meninggal dunia, sedangkan di puskesmas 151 orang dirawat, 130 di sembuh dan 4 meninggal dunia," ujar Alwi Mujahit, Sabtu (23/2/2024).

Dari jumlah tersebut, kata Alwi, sebanyak 296 orang mendapatkan perawatan medis rawat jalan, 58 rawat inap dan 7 lainnya harus mendapatkan perawatan di instalasi gawat darurat (IGD).

"Angka tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota se-Sumut, dengan rincian 17 orang di Kabupaten Asahan, 24 orang di Deli Serdang, 11 orang di Labuham Batu, 41 orang di Tanjung Balai, 155 orang di Toba, dan daerah lainnya," katanya.

Ia mengatakan kelompok yang menjalani pengobatan itu, antara lain kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), panitia pemungutan suara (PPS), perlindungan masyarakat (Linmas), panitia pemilih kecamatan (PPK), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pemilih dan para saksi.

"Itu terdiri dari 188 laki-laki dan 174 perempuan. Penyebabnya akibat kelelahan yang bekerja sampai tengah malam," katanya.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya tengah menunggu laporan dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Sumut terkait perkembangan para petugas yang mendapatkan perawatan medis tersebut.

"Saya mengimbau kepada Dinkes kabupaten/kota se-Sumut untuk melaporkan seluruh petugas penyelenggara pemilu yang mendapatkan pertolongan medis," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan sebanyak 108 petugas pemilu yang tergabung dalam beberapa kelompok, seperti kelompok penyelenggara pemungutan suara, perlindungan masyarakat, dan saksi, meninggal per 22 Februari 2024.

Adapun penyebab kematian tertinggi, yaitu penyakit jantung (30), disusul dengan kecelakaan (9), hipertensi (9), dan syok septik (8).

Kemudian, gangguan pernapasan akut (6), penyakit serebrovaskular (6), diabetes melitus (4), kematian jantung mendadak (2), kegagalan multiorgan (2). Yang lainnya, yaitu asma, sesak nafas, dehidrasi, TB paru, penyakit ginjal kronis, masing-masing sebanyak satu kejadian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini