Ini Identitas dan Tampang 7 Petugas KPPS di Tapteng yang Jadi Buron Polisi

Pihaknya menerbitkan status DPO terhadap ketujuh anggota KPPS itu berdasarkan Laporan Polisi No. Lp/B/88/III/2024/ SPKT Polres Tapteng Polda Sumut tanggal 14 Maret 2024.

Suhardiman
Jum'at, 29 Maret 2024 | 16:05 WIB
Ini Identitas dan Tampang 7 Petugas KPPS di Tapteng yang Jadi Buron Polisi
Ikustrasi- Daftar Pencarian Orang (DPO). [Antara]

Sementara itu, Ketua Bawaslu Tapteng Sinta Sari Dewi Napitupulu mengatakan, petugas KPPS itu diduga melakukan penggelembungan suara pada 14 Februari 2024.

"Jadi saat penghitungan, mereka (petugas KPPS) membuat penghalang, sehingga masyarakat tidak bisa mengakses proses penghitungan suara," ungkapnya.

Petugas Panwascam yang mendapat laporan kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penghitungan suara ulang.

"Saat penghitungan suara ulang, ada penggelembungan suara di sana," ungkapnya Sinta.

Baca Juga: 7 Anggota KPPS Tapteng Buron Diduga Gelembungkan Suara Capres 01, Semua Resmi Tersangka

Penggelembungan suara yang dilakukan adalah dengan menambah suara capres-cawapres nomor 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

Ilustrasi Pemilu 2024 (jateng.nu.or.id)
Ilustrasi Pemilu 2024 (jateng.nu.or.id)

"Kemarin (perolehan 01) dibuat 315 suara, ternyata kalau gak salah (setelah dihitung ulang) hanya 37 suara," cetusnya.

Untuk paslon 02 Prabowo-Gibran dan paslon 03 Ganjar-Mahfud perolehan suara dibuat menjadi nol. Padahal, setelah penghitungan ulang paslon 02 mendapat 107 suara dan paslon 03 memperoleh 13 suara.

"Paslon (capres-cawapres) lainnya dibuat menjadi nol," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini