Berapa Orang di Pacu Jalur? Lomba Dayung yang Mendunia dari Kuansing Riau

Tradisi itu bernama pacu jalur, sebuah perlombaan dayung tradisional yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

Suhardiman
Kamis, 03 Juli 2025 | 18:15 WIB
Berapa Orang di Pacu Jalur? Lomba Dayung yang Mendunia dari Kuansing Riau
Event pacu jalur di Kuantan Singingi, Riau (Dok. Pribadi/ Rion Nofrianda)

SuaraSumut.id - Di tengah pesona alam Riau yang begitu memikat, terdapat sebuah tradisi budaya yang tak hanya mengakar kuat di hati masyarakat lokal, tetapi juga mulai mencuri perhatian dunia internasional.

Tradisi itu bernama pacu jalur, sebuah perlombaan dayung tradisional yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

Apa Itu Pacu Jalur?

Pacu Jalur adalah lomba mendayung perahu panjang yang digelar secara tahunan sebagai perayaan budaya sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 23-26 Agustus.

Tak sekadar adu cepat di air, pacu jalur merupakan simbol kekompakan, warisan leluhur, dan bentuk penghormatan terhadap alam.

Perahu yang digunakan disebut jalur, yaitu perahu panjang yang terbuat dari kayu gelondongan utuh. Uniknya, proses pembuatan jalur ini bukan sekadar teknis membentuk perahu, tapi juga menyangkut nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal.

Melansir dari situs kuansing digital, kayu untuk membuat jalur tidak diambil sembarangan. Tukang jalur atau para ahli pembuat perahu tradisional akan masuk ke hutan untuk menyurvei pohon pilihan, yang harus memenuhi kriteria ukuran diameter dan panjang tertentu.

Setelah ditemukan, pohon tersebut ditandai dan hanya ditebang setelah dilakukan ritual adat untuk meminta izin kepada penjaga hutan.

Proses ini menunjukkan betapa leluhur masyarakat Kuantan Singingi memiliki kesadaran ekologis tinggi. Menebang satu batang pohon saja dilakukan dengan penuh pertimbangan, menghormati alam, dan menjaga keseimbangan hutan.

Nilai-nilai inilah yang menjadikan pacu jalur bukan sekadar festival, tapi warisan budaya yang sarat makna.

Perahu Raksasa dengan Puluhan Pendayung

Setiap jalur memiliki panjang antara 25 hingga 40 meter, dan bisa membawa 40 hingga 60 orang pendayung. Di tengah deru sorak penonton, para atlet dayung tampil dengan kostum seragam yang khas, mendayung dengan irama yang serempak, penuh semangat dan keharmonisan.

Lomba ini tidak hanya menguji kekuatan fisik dan teknik mendayung, tapi juga menuntut strategi, ketepatan waktu, dan kekompakan tim. Satu kesalahan kecil saja bisa membuat jalur tertinggal.

Dari Tradisi Lokal Menjadi Festival Nasional

Awalnya, pacu jalur hanya digelar di tingkat kampung dan menjadi hiburan rakyat lokal. Namun seiring waktu, festival ini berkembang pesat. Pemerintah daerah, bahkan pemerintah pusat, mulai melihat potensi budaya dan pariwisata dari pacu jalur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini