Banjir Besar Rendam 34 Desa di Aceh Jaya, 5.465 Warga Terdampak!

Sebanyak 34 gampong atau desa di Aceh Jaya terendam banjir besar akibat luapan sungai.

Riki Chandra
Senin, 20 Oktober 2025 | 19:46 WIB
Banjir Besar Rendam 34 Desa di Aceh Jaya, 5.465 Warga Terdampak!
Banjir rendam rumah warga di Aceh Jaya. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  •  Banjir besar rendam 34 gampong atau desa dan 5.465 warga terdampak.

  • BPBK Aceh Jaya kerahkan tim reaksi cepat bantu evakuasi.

  • Bupati Safwandi perintahkan percepatan penanganan dan koordinasi lintas sektor.

SuaraSumut.id - Sebanyak 34 gampong atau desa di Aceh Jaya terendam banjir besar akibat luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (18/10/2025) hingga Senin (20/10/2025).

Peristiwa ini menyebabkan ribuan warga terdampak dan memaksa pemerintah daerah bergerak cepat melakukan penanganan darurat.

"Debit air meningkat karena curah hujan tinggi, sementara daya tampung sungai tidak mencukupi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, AG Suhadi.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBK Aceh Jaya, banjir Aceh Jaya telah berdampak terhadap 1.776 kepala keluarga (KK) atau 5.465 jiwa. Air yang meluap dari sejumlah sungai menyebabkan permukiman warga di delapan kecamatan terendam dengan ketinggian bervariasi.

Delapan wilayah terdampak itu meliputi tiga gampong di Kecamatan Panga, sembilan gampong di Kecamatan Darul Hikmah, tujuh gampong di Kecamatan Setia Bakti, tujuh gampong di Kecamatan Krueng Sabee, serta masing-masing tiga gampong di Kecamatan Jaya dan Kecamatan Sampoiniet.

Sementara itu, Kecamatan Teunom dan Pasie Raya masing-masing terdapat satu gampong yang ikut terendam.

Suhadi menyebutkan, tim reaksi cepat (TRC) dari BPBK Aceh Jaya bersama unsur TNI, Polri, Damkar, Dinas Sosial, PMI, dan tim SAR telah dikerahkan untuk membantu warga terdampak serta melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan.

"Kebutuhan mendesak untuk penanganan pascabencana ini, antara lain pembangunan tanggul pengendali banjir, perkuatan tebing sungai, jetty di muara sungai, serta pengerukan saluran air di titik-titik rawan," ujar Suhadi.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya Safwandi menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor agar penanganan di lapangan berjalan efektif dan kebutuhan warga dapat segera terpenuhi. Ia juga memastikan pemerintah daerah akan mengidentifikasi infrastruktur pengendali banjir yang rusak dan segera mengajukan perbaikan ke pemerintah provinsi maupun pusat.

“Saya minta setiap instansi bergerak cepat. Kita harus siaga penuh, karena curah hujan masih tinggi dan debit air di beberapa wilayah belum stabil," tegas Safwandi. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini