600 Hunian di Aceh Tamiang Rampung, Diserahkan ke Pemerintah Daerah 8 Januari 2026

Hunian ini dibangun di atas lahan PTPN yang telah melalui proses pembersihan lahan (land clearing).

Suhardiman
Jum'at, 02 Januari 2026 | 11:06 WIB
600 Hunian di Aceh Tamiang Rampung, Diserahkan ke Pemerintah Daerah 8 Januari 2026
Ilustrasi Huntara di Aceh Tamiang. [Istimewa].
Baca 10 detik
  • 600 unit hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang akan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026.
  • Huntara dilengkapi fasilitas seperti taman bermain, wi-fi, musala, dapur umum, serta toilet dan kamar mandi.
  • Pemerintah menargetkan total 15.000 rumah selesai dalam tiga bulan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

SuaraSumut.id - Sebanyak 600 unit hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah selesai dibangun. Hunian tersebut akan diserahkan ke pemerintah daerah pada 8 Januari 2026 mendatang.

"Rumah Hunian Danantara ini akan kita serah terimakan pada tanggal 8 Januari sebanyak 600 unit kepada pemerintah daerah," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, melansir Antara, Jumat, 2 Januari 2026.

Hunian yang akan ditempati korban terdampak bencana, kata Rosan, dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, mulai dari  taman bermain, jaringan wi-fi, musala, 14 unit dapur umum, serta 120 unit toilet dan kamar mandi.

Hunian ini dibangun di atas lahan PTPN yang telah melalui proses pembersihan lahan (land clearing). Setiap unitnya memiliki luas sekitar 22 meter persegi, dengan ukuran kurang lebih 4,5 x 4,5 meter sehingga memenuhi standar hunian layak. Pemerintah memiliki target menyelesaikan 15.000 rumah yang terbagi di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Rencananya dalam waktu 3 bulan ke depan, insya Allah kita bisa menyelesaikan 15.000 rumah yang terbagi di tiga provinsi, Aceh kurang lebih 12.000 unit, kemudian ada di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah itu kurang lebih 2.000 unit, dan Sumatera Barat 500 unit," ujar Rosan.

Pembangunan hunian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana, sembari menyiapkan tahapan lanjutan menuju hunian tetap.

"Kita bisa mengakselerasi semua pembangunan yang ada, sehingga pembangunan rumah Hunian Danantara ini adalah yang kita bilangnya layak dan beradab dan atau civilized," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini