- TNI AD meresmikan jembatan bailey di Nias Selatan pada 10 Maret 2026 untuk mengatasi isolasi pascabencana.
- Jembatan sepanjang 33 meter dengan kapasitas 10 ton ini dibangun untuk memulihkan akses distribusi dan pendidikan warga.
- Kasad menyatakan TNI AD telah menyelesaikan 220 jembatan di Indonesia, dengan 1.076 lainnya masih dalam proses pembangunan.
Dengan pulihnya konektivitas antar-desa, biaya transportasi barang diharapkan menurun dan aktivitas sosial masyarakat kembali normal.
Hal ini sejalan dengan visi TNI AD untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi atas permasalahan mendasar di daerah terpencil.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Langkah cepat TNI AD dalam membangun infrastruktur di Nias Selatan mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga:7 Daerah di Indonesia dengan Korban PHK Terbanyak Januari 2026, Sumatera Utara Termasuk?
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI AD atas perhatian besar terhadap pemulihan infrastruktur di wilayahnya.
Bobby menekankan keberadaan jembatan ini sangat krusial bagi masa depan generasi muda di Nias Selatan.
Mobilitas pelajar yang sebelumnya terganggu kini sudah tidak lagi menjadi kendala. Selain itu, akses pasar bagi para petani di Kecamatan Boronadu kini terbuka lebar, yang pada gilirannya akan meningkatkan taraf hidup warga setempat.
Pembangunan 1.076 jembatan yang sedang berproses di seluruh Indonesia menjadi bukti bahwa TNI AD tidak hanya bertugas dalam pertahanan kedaulatan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan nasional.
Jenderal Maruli Simanjuntak memastikan, jajaran TNI AD akan terus mengebut pengerjaan sisa jembatan lainnya agar ketimpangan infrastruktur di daerah terdampak bencana dapat segera teratasi.
Baca Juga:Danone Indonesia Perkuat Pemulihan Air Bersih dan Layanan Kesehatan di AcehSumut