Blackout Sumatera, Ini Cara Aman Pakai Genset saat Listrik Padam di Rumah

Lonjakan arus listrik saat genset pertama kali dinyalakan dapat merusak perangkat elektronik sensitif seperti televisi, komputer, dan kulkas.

Suhardiman
Minggu, 24 Mei 2026 | 12:37 WIB
Blackout Sumatera, Ini Cara Aman Pakai Genset saat Listrik Padam di Rumah
Seorang ibu dan anaknya menyalakan penerangan tradisional akibat pemadaman listrik. [Antara]
Baca 10 detik
  • Pemadaman listrik total di Sumatera Bagian Utara mendorong masyarakat menggunakan genset untuk menunjang aktivitas penting di rumah.
  • Pengguna wajib menempatkan genset di area terbuka serta menjaga jarak aman guna menghindari paparan gas karbon monoksida.
  • Gunakan kabel standar, perhatikan kapasitas beban, dan matikan perangkat elektronik sebelum menyalakan genset agar tidak terjadi kerusakan.

SuaraSumut.id - Pemadaman listrik total atau blackout melanda wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) lebih dari 24 jam.

Hal ini membuat berbagai aktivitas masyarakat ikut lumpuh. Mulai dari kulkas yang mati, pompa air tidak berfungsi, hingga jaringan internet terganggu.

Dalam situasi seperti ini, genset sering menjadi pilihan utama karena mampu menyuplai listrik sementara.

Genset rumahan banyak digunakan untuk menyalakan lampu, kipas angin, kulkas, hingga perangkat komunikasi penting.

Meski praktis, genset tetap membutuhkan perhatian khusus karena menggunakan bahan bakar dan menghasilkan gas buang yang berbahaya. Penggunaan yang salah justru bisa membahayakan penghuni rumah.

Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami cara aman memakai genset saat listrik padam agar tetap nyaman dan terhindar dari bahaya.

Jangan Menaruh Genset di Dalam Rumah

Kesalahan paling umum saat memakai genset adalah menempatkannya di dalam rumah, garasi tertutup, atau dekat ventilasi udara. Padahal, genset menghasilkan karbon monoksida yang tidak berwarna dan tidak berbau.

Gas tersebut sangat berbahaya jika terhirup dalam jumlah banyak. Karena itu, genset harus ditempatkan di area terbuka dengan sirkulasi udara yang baik.

Pastikan posisi genset berada minimal 3 hingga 5 meter dari pintu, jendela, atau ventilasi rumah agar asap tidak masuk ke dalam ruangan.

Gunakan Kabel dan Stop Kontak Berkualitas

Saat blackout terjadi, banyak warga langsung menyambungkan genset menggunakan kabel seadanya. Padahal kabel yang tidak sesuai standar dapat memicu korsleting hingga kebakaran.

Gunakan kabel khusus dengan daya tahan tinggi dan pastikan kapasitasnya sesuai kebutuhan listrik rumah. Hindari menyambung terlalu banyak perangkat dalam satu stop kontak karena bisa menyebabkan panas berlebih.

Selain itu, pastikan kabel tidak terkelupas dan tidak terkena air hujan untuk menghindari sengatan listrik.

Matikan Peralatan Elektronik Sebelum Menyalakan Genset

Lonjakan arus listrik saat genset pertama kali dinyalakan dapat merusak perangkat elektronik sensitif seperti televisi, komputer, dan kulkas.

Karena itu, matikan terlebih dahulu perangkat elektronik sebelum genset dihidupkan. Setelah arus listrik stabil, baru sambungkan perangkat satu per satu.

Langkah ini penting untuk menjaga umur perangkat elektronik tetap awet selama pemadaman listrik berlangsung.

Perhatikan Kapasitas Daya Genset

Setiap genset memiliki kapasitas daya berbeda. Jangan memaksakan genset kecil untuk menyalakan seluruh perangkat elektronik sekaligus.

Jika beban terlalu besar, genset bisa cepat panas dan mengalami kerusakan. Bahkan dalam kondisi tertentu, genset dapat mati mendadak.

Prioritaskan penggunaan listrik untuk kebutuhan penting seperti lampu penerangan, kulkas, pompa air, dan pengisian daya ponsel.

Isi Bahan Bakar dengan Aman

Banyak kasus kebakaran terjadi karena pengguna mengisi bahan bakar genset saat mesin masih panas atau menyala.

Hal ini sangat berbahaya karena percikan api kecil bisa memicu ledakan. Pastikan genset dimatikan terlebih dahulu dan tunggu mesin dingin sebelum mengisi bahan bakar.

Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar performa genset tetap optimal.

Rutin Memeriksa Oli dan Kondisi Mesin

Agar genset tetap bekerja maksimal saat blackout, lakukan pemeriksaan rutin pada oli dan komponen mesin.

Genset yang jarang dirawat berisiko sulit dinyalakan ketika benar-benar dibutuhkan. Selain itu, mesin yang kotor juga dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih boros.

Cek kondisi filter udara, busi, dan oli secara berkala agar genset tetap awet dan siap digunakan kapan saja.

Hindari Menyambungkan Langsung ke Instalasi Rumah

Sebagian warga terkadang menyambungkan genset langsung ke instalasi listrik rumah tanpa alat pengaman khusus. Cara ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan arus balik ke jaringan listrik utama.

Selain berisiko merusak perangkat elektronik, kondisi tersebut juga membahayakan petugas listrik yang sedang melakukan perbaikan jaringan.

Gunakan transfer switch atau minta bantuan teknisi profesional agar pemasangan genset lebih aman.

Siapkan Genset Sebelum Musim Gangguan Listrik

Pemadaman listrik besar sering terjadi akibat gangguan jaringan, cuaca ekstrem, atau kerusakan pembangkit. Karena itu, masyarakat disarankan mempersiapkan genset sebelum kondisi darurat terjadi.

Pastikan genset diuji secara berkala agar tetap berfungsi normal. Simpan juga cadangan bahan bakar secukupnya di tempat aman dan jauh dari sumber api.

Dengan persiapan yang baik, masyarakat dapat menghadapi blackout lebih tenang tanpa mengganggu aktivitas utama di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini