SuaraSumut.id - General Manager Hairos Waterpark, Edi Syaputra telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan.
Kekinian Edi diketahui sebagai ketua tim relawan pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Nasution-Aulia Rachman.
Sekretaris Tim Pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rachman, Alween Ong membenarkan Edi yang tersangkut kasus hukum dalam kasus viralnya video pesta kolam adalah ketua tim relawan.
"Dia (ES) ketua relawan. Tapi apa yang terkait dengan Hairos dan kegiatan kerelawanan dua hal yang berbeda. Kalau dari kami sih, saya malah baru tahu informasinya. Setelah kita kroscek tadi memang benar, kalau abang itu salah satu dari relawan kita," kata Alween Ong kepada Suara.com, Jumat (2/10/2020).
Dijelaskan Alween, Edi Syaputra merupakan ketua tim relawan yang telah terdaftar di KPU. Meski demikian, dia menampik jika kasus yang menimpa Edi merupakan bagian dari statusnya sebagai relawan.
Kasus pidana yang menjerat Edi merupakan bagian dari kerja profesional dari yang bersangkutan, dan tidak ada hubungannya dengan relawan pemenangan Bobby Nasution.
"Benar kalau dia terdaftar di KPU sebagai ketua tim relawan Bobby Lovers. Tapi kan kalau kasus itu berdasarkan profesionalisme dia, berdasarkan pekerjaan dia, jadi tidak ada keterkaitan dengan Bobby," jelasnya.
Alween Ong mengaku, turut prihatin atas proses hukum yang dijalani oleh Edi. Terkait statusnya sebagai tersangka, tim pemenangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman akan melakukan rapat untuk menentukan langkah selanjutnya.
"Ya kalau hubungan pekerjaan dia dengan kerelawanan kan gak boleh di kaitkan. Kita menghormati proses hukum, kalau memang terbukti bersalah ya monggo diproses secara hukum, kecuali tadi itu kegiatan relawan tentu akan menjadi pertimbangan berbeda kita," ungkapnya.
Baca Juga: Tes Vaksin Covid-19 Ridwan Kamil Dituduh Bohong, Ini Reaksi Sang Gubernur
Tim pemenagan pasangan calon Bobby Nasution-Aulia Rachman, kata Alween, tetap berkomitmen menerapkan protokol kesehatan di setiap pertemuan bersama relawan atau masyarakat.
Komitmen tersebut, kata Alwen, dilakukan dengan tetap memasang imbauan pada setiap Alat Peraga Kampanye (APK) milik paslon yang dipasang pada kegiatan yang dihadiri oleh relawan.
"Kalau dari kita imbauannya jelas, dalam setiap kegiatan kerelawanan selalu diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19, kemudian kita bagikan masker. Bahkan di beberapa lokasi kegiatan relawan yang tidak menyediakan air, kita tim membawa air sendiri karena itu standar kita," bebernya.
Alween Ong mengatakan, pihaknya bahkan pernah membatalkan pertemuan bersama relawan lantaran masih terjadi kerumunan di lokasi kegiatan.
"Kita berkomitmen penuh dalam mentaati dan mencegah penularan Covid-19 dengan tetap memasang APK pencegahan saat kegiatan. Selain itu dalam setiap kegiatan kerelawanan kita wajibkan menyiapkan Thermo Gun, kalau itu tidak disediakan oleh relawan kita langsung sediakan," ucapnya.
"Tentunya, terhadap beliau sebagai relawan kita turut prihatin. Namanya orang yanag tersandung hukum pastinya kita akan prihatin karena dia akan menjalani proses hukum," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400