SuaraSumut.id - Curah hujan yang cukup tinggi membuat ratusan rumah warga di tujuh kecamatan di Langkat, Sumatera Utara terendam banjir. Selain itu, satu rumah rusak dan empat jembatan putus.
Tujuh kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Batang Serangan, Wampu, Brandan Barat, Besitang, Padang Tualang, Stabat dan Sawit Seberang.
Demikian dikatakan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Irwan Sahri dilansir dari Antara, Senin (26/10/2020).
Data yang sudah dirangkum petugasnya di lapangan, pada Minggu (25/10/2020), di Kecamatan Batang Serangan banjir menggenangi rumah warga di Desa Kwala Musam, Dusun Emplasemen dan Dusun Afdeling I, Kebun Air Tenang.
Ada lima rumah dan satu mosolla. Namun banjir hanya bersifat sementara. Masyarakat sudah dapat beraktivitas seperti biasa.
Kecamatan Wampu, kata Irwan, banjir menggenangi rumah warga Desa Besilam Bukit Lembasa, Dusun I Karya Sakti/Pondok Panglong dan Dusun V Karya Citra/Pondok Emplasemen Pabrik.
Banjir menyebabkan empat jembatan putus/rusak, satu pembangunan TPT desa rusak dan 18 rumah terdampak. Banjir sendiri telah surut dan masyarakat sudah dapat beraktivitas.
Di Kecamatan Brandan Barat banjir terjadi di Kelurahan Tangkahan Durian Lingkungan Karya dan Lingkungan Utama. Banjir bersifat sementara /lintas. Banjir sudah surut dan masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa.
Sementara di Kecamatan Besitang, banjir terjadi di Kelurahan Pekan Besitang Lingkungan III dan Kelurahan Kampung Lingkungan IV dan V. Banjir menyebabkan 100 rumah terdampak banjir dengan ketinggian air 20-50 centimeter.
Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 4,2 Kg Sabu dari Aceh ke Lampung
Selanjutnya di Kecamatan Padang Tualang telah terjadi banjir di Desa Tebing Tanjung Selamat dan Desa Suka Damai. Banjir menyebabkan 100 rumah terdampak banjir dengan ketinggian air 50-80 centimeter.
Ada juga banjir di Kecamatan Stabat, di Desa Mangga. Banjir belum berdampak pada rumah warga, hanya menggenangi badan jalan sehingga mengganggu mobilitas warga.
Kecamatan Sawit Seberang, banjir di Desa Mekar Sawit, Kelurahan Sawit Seberang dan Desa Alur Gadung. Banjir menyebabkan 275 rumah warga terdampak. Banjir sudah surut dan masyarakat sudah dapat beraktivitas seperti biasa.
Irwan menjelaskan, curah hujan yang tinggi baik di hulu sungai membuat debit air meningkat, dan berdampak kepada meluapnya air sungai ke rumah warga.
Tindakan yang telah dilaksanakan berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa/kelurahan secara terus menerus, melakukan verifikasi ke lokasi banjir.
"Memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, melakukan posko siaga bencana di kantor BPBD Kabupaten Langkat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Perluas Akses Finansial Diaspora Indonesia
-
Enam Daerah di Sumut Dilanda Banjir
-
Pemprov Sumut Siapkan Hibah Rp67,5 Miliar untuk Rumah Ibadah, Baru Terealisasi 34,11 Persen
-
Komitmen Investasi Berkelanjutan Berbuah Penghargaan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026
-
Kejar-kejaran Bak Film Spiderman, 2 Pengedar Sabu di Medan Kabur Lompati 10 Rumah