SuaraSumut.id - Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak telah menarik sementara Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dari jabatannya.
Riko Sunarko menjalani pemeriksaan tim gabungan Propam Mabes Polri dan Propam Polda Sumut terkait dugaan suap dari bandar narkoba.
Panca Putra mengatakan, hingga saat ini tim sudah memeriksa 12 orang saksi, salah satunya pengacara Ricardo Siahaan.
Fakta temuan tim gabungan yang berujung penarikan Kombes Riko Sunarko, yakni membebankan biaya pembelian motor untuk reward kepada Babinsa TNI.
Baca Juga: Pengerjaan Proyek Tol Jogja-Solo Sudah Dimulai, Akan Beroperasi Penuh Pada Akhir 2025
Panca mengatakan, Riko Sunarko memerintahkan Kasat Narkoba Kompol Oloan Siahaan membeli motor sebagai hadiah kepada anggota Koramil yang mengungkap ganja dengan harga Rp 13 juta.
Perinciannya, Rp 7 juta sudah dibayar Riko dan sisanya Rp 6 juta dibayar oleh Kompol Oloan Siahaan.
"Hal ini mestinya tidak boleh terjadi karena sebagai atasan dia tidak boleh membebankan sisa pembayan kepada bawahannya. Hal ini sesuai Pasal 7 ayat (2) point (a) Perkap No. 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri," kata Panca kepada wartawan, Sabtu (22/1/2022).
Dengan temuan fakta tersebut, Panca akhirnya menarik Riko Sunarko ke Polda Sumut. Ia diduga melakukan pelanggaran pengalahgunaan wewenang bidang pengawasan yang dilakukan seorang atasan.
"Jadi Riko Sunarko kita tarik ke Polda dalam rangka pemeriksaan bukan karena menerima suap atau memerintahkan penggunaan sisa uang Rp 160 juta, tapi sebagai atasan tidak menjalankan perannya dengan baik," katanya.
Panca mengatakan, hasil pemeriksaan tim gabungan Propam tidak menemukan bukti bahwa Riko ada memerintah agar sisa uang Rp 160 juta untuk release, membeli motor serta wasrik.
Baca Juga: Usai Rampok Emas di Binjai, Sepasang Kekasih Bercinta di Hotel
"Riko Sunarko juga tidak tahu adanya penggelapan Rp 600 juta yang dilakukan Ricardo Siahaan, dan tidak tahu ada penerimaan Rp 300 juta untuk membebaskan Imayanti, istri bandar narkoba agar tidak ditahan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
CEK FAKTA: Kagum dengan Islam, Kim Jong Un Kunjungi Indonesia
-
CEK FAKTA: Pagar Laut dari Bambu Diganti Beton
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Lowongan PPNPN untuk Seluruh Indonesia?
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Polres Padang Lawas Tes Urine Dadakan di Arus Balik Lebaran 2025, Ini Tujuannya
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025