SuaraSumut.id - Sejumlah tenaga kesehatan dari beberapa organisasi profesi menggelar aksi solidaritas di PN Medan, Selasa (14/6/2022). Dokter G menjadi terdakwa terkait kasus vaksin kosong.
Ketua tim hukum DPW Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) Sumut, Dr Redyanto Sidi mengatakan, aksi ini merupakan dukungan untuk dokter G.
"Dokter G adalah vaksinator yang diminta resmi dari surat PDUI atas permintaan penyelenggara yang merupakan Polres Belawan. Dokter G dalam tanda petik korban kriminalisasi," katanya melansir Digtara.com--jaringan Suara.com.
Dari video yang beredar, kata Redyanto, dokter G dipersalahkan. Padahal sampai saat ini anak yang disuntik merasa sehat.
"Kita berharap penyelenggara bertanggung jawab terhadap persoalan ini,” ucapnya lagi.
Dirinya juga berharap hakim membebaskan dokter G. Karena sesuai dengan Pasal 57 UU 36 2014 yang berbunyi menyatakan perlindungan hukum terhadap tenaga kesehatan yang menjalankan tugasnya dengan baik.
Dalam aksinya mereka membawa spanduk bertuliskan penegakan hukum dan menuntut keadilan terhadap dokter G.
"Stop kriminalisasi dokter yang mengabdi sebagai relawan vaksinasi Covid-19," tulis isi spanduk.
Mereka juga membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap dokter G.
Baca Juga: Hari Pertama PPDB SMP - SMA - SMK di Jakarta, Lupa Password Akun Jadi Masalah Paling Banyak Muncul
Tag
Berita Terkait
-
Dokter Suntik Vaksin Kosong di Medan Segera Disidang
-
Kejaksaan Balikkan Berkas Kasus Suntik Vaksin Kosong di Medan ke Polisi
-
Jaksa Teliti Berkas Kasus Suntik Vaksin Kosong di Medan
-
Polda Sumut Limpahkan Kasus Suntik Vaksin Kosong ke Jaksa
-
Berkas Lengkap, Polisi Segera Limpahkan Kasus Vaksin Kosong ke Jaksa
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Angkasa Pura Aviasi Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan Haji 2026
-
Liburan Luar Negeri Bikin Untung dengan Promo Eksklusif dari BRI World Access
-
Begal yang Lukai Pedagang Mi Pecal Siang Hari di Medan Ditembak
-
Eks Wakapolda Metro Jaya Meninggal Kecelakaan di Medan
-
JK Ungkit Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran Pilih Hormat, Bukan Balas