SuaraSumut.id - Tim Penegakan Hukum Satgas Damai Cartenz menangkap Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mimika berinisial YA. Ia ditangkap karena memasok amunisi ke Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).
Dua anggota TPNPB-OPM berinisial BK dan MN juga ikut ditangkap petugas. Keduanya ditangkap di kawasan Mimika. Pengungkapan berawal dari informasi terkait adanya rencana transaksi Senmu oleh Jaringan Senmu TPNPB-OPM di Mimika pada Kamis (22/9/2022). Tim langsung melakukan penyelidikan dan menangkap MN.
"Tim melakukan penggeledahan di rumah MN dan menemukan sejumlah barang bukti," ujar Kasatgas Humas Opss Damai Cartenz Kombes Ahmad Mustofa Kamal melansir Kabarpapua.co--jaringan Suara.com, Minggu (25/9/2022).
Barang bukti yang ditemukan adalah 95 butir amunisi tajam berwarna kuning bergaris hijau kaliber 5.56 mm, 18 butir amunisi karet berwarna kuning bertuliskan pin 7.62 TK, 9 besi rel amunisi bertuliskan pin K50, serta 4 unit ponsel genggam beragam merek.
Selanjutnya, tim menangkap dua pelaku lainnya pada Jumat 23 September 2022. Keduanya adalah BK dan YA yang merupakan Ketua KNPB Wilayah Mimika.
"Keduanya ditangkap di lokasi berbeda. BK ditangkap di SP 5 Depan Kantor Bupati lama dan YA ditangkap di kediamannya Kebun Sirih," ujarnya.
Berperan sebagai berjual amunisi
Ahmad Mustofa mengatakan, YA berperan sebagai penjual amunisi atau peluru. Hal itu telah diakuinya kepada penyidik. Namun demikian, YA masih enggan terbuka perihal sumber amunisi yang diperolehnya.
"YA mengakuinya kepada penyidik, namun belum mau terbuka perihal sumber amunisi diperolehnya dari siapa," ungkapnya.
Kamal juga membeberkan peran MN bertugas sebagai pencari dan pembeli amunisi dari YA. Sementara BK berperan sebagai pembeli dan pemilik dana.
Baca Juga: Tanpa Dipecah, Instagram Stories Kini Bisa Rekam Video Sampai 60 Detik
"Jadi peran mereka berbeda," cetusnya.
MN menjual amunisi yang diperoleh dari YA Rp 200 ribu per butir dengan total amunisi yang dijual sebanyak 19 butir.
"Peranan BK pembeli memberikan dana total pembelian Rp 19 juta dan MN memberikan total amunisi sebanyak 118 butir. Sisa 18 butirnya amunisi karet sebagai bonus dari MN," jelasnya.
Ia menjelaskan, rencananya amunisi itu akan diberikan untuk Undius Kogoya yang merupakan Pimpinan TPNPB-OPM wilayah Intan Jaya.
"Saat ini petugas masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap tersangka lainnya," katanya.
Dua kali dipenjara
Berita Terkait
-
Akhirnya, Polisi Tangkap 3 Orang Penyuplai Senjata dan Peluru KKB di Papua
-
Polisi Tangkap Tiga Orang Penyuplai Senjata dan Amunisi KKB di Timika Papua
-
Tangkap 2 Anggota KKB di Timika, Polisi Amankan 113 Amunisi
-
Ganas! TPNPB-OPM Ngaku Serang Pos Pengamanan TNI di Intan Jaya, Anggota TNI Tewas
-
Heboh Kabar Rombongan Pj Bupati Maybrat Diserang Teroris KKB Papua, Kodam Kasuari: Itu Hoaks!
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit
-
Karhutla di Padang Lawas Utara, 5 Hektare Lahan Terbakar
-
Pencuri Motor Ojol Wanita Disabilitas di Medan Ditangkap, Kaki Ditembak
-
Budi Arie Bicara Wacana Percepatan Pemilu, Gerindra: Prabowo Fokus Kerja untuk Rakyat
-
Memulai Coffee Shop Tidak Harus Besar, Ini Peralatan yang Wajib Disiapkan