- Seorang nenek dan rekannya asal Samarinda ditangkap saat menyelundupkan dua kilogram sabu di Bandara Silangit, Sumatera Utara, Jumat (10/4/2026).
- Petugas bandara menemukan narkotika senilai Rp280 juta tersebut di dalam tas pelaku saat akan berangkat menuju Samarinda.
- Kedua pelaku kini ditahan di Polres Tapanuli Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kepemilikan barang haram tersebut.
SuaraSumut.id - Seorang nenek berinisial I alias Yani (63) diamankan karena kedapatan hendak menyelundupkan 2 kg sabu dari Bandara Internasional Sisingamangamangaraja XII Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).
Upaya penyelundupan digagalkan pada Jumat, 10 April 2026. Selain Yani, petugas juga menangkap MMA alias Ali (28). Keduanya merupakan warga Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).
"Keduanya diamankan saat hendak melakukan check-in untuk penerbangan menuju Samarinda dengan transit di Bandara Soekarno-Hatta," kata Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, Sabtu, 11 April 2026.
Ernis mengatakan, pengungkapan berawal dari kecurigaan petugas keamanan bandara (Avsec) terhadap sebuah tas milik penumpang. Petugas lalu mengamankan tas tersebut.
"Setelah diamankan, mereka langsung berkoordinasi dengan petugas kepolisian bandara,” ujarnya.
Kedua pelaku kemudian dipanggil dari ruang tunggu dan dibawa ke ruang pemeriksaan khusus. Saat tas dibuka, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang dikemas rapi dalam plastik dan dibalut kain.
“Setelah diperiksa, ditemukan sabu di dalam tas. Kedua pelaku mengakui bahwa barang tersebut adalah milik mereka,” ungkap Ernis.
Dari hasil interogasi awal, keduanya mengaku membeli sabu dari seseorang berinisial A dengan harga Rp280 juta. Rencananya, barang haram itu akan dibawa ke Samarinda untuk diperjualbelikan kembali.
Dari tangan pelaku, total berat sabu yang diamankan mencapai 2.045 gram atau lebih dari 2 kilogram.
Baca Juga: Pencarian 7 Hari Berakhir, Pria Terpeleset di Sungai Lae Une Ditemukan Tewas
“Kini kedua pelaku sudah diamankan di Polres Tapanuli Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, kami masih melakukan pengejaran terhadap pemasok berinisial A,” pungkasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Tragis! Seorang Pria Tewas Dianiaya di Madina, 6 Orang Jadi Tersangka
-
Pemprov Sumut Targetkan Enam Desa Antikorupsi Terbentuk pada 2026
-
Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Sumut 2026-2030 Dibuka, Ini Syarat, Cara Daftar dan Linknya
-
Status Gunung Sorik Marapi Madina Naik ke Level Waspada, Jalur Pendakian Ditutup Sementara
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional