Andi Ahmad S
Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB
Polisi melakukan olah TKP pasutri di Medan tewas dalam mobil. [Istimewa/Dok Polisi]
Baca 10 detik
  • Pasangan suami istri ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di Medan Denai pada Jumat, 5 Juni 2026.
  • Korban terjebak di dalam mobil terkunci saat menginap akibat listrik padam di kediaman mereka sejak Kamis malam sebelumnya.
  • Pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban setelah dievakuasi dari kendaraan yang sangat panas.

SuaraSumut.id - Peristiwa memilukan menimpa pasangan suami istri (pasutri) di Kecamatan Medan Denai. Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam mobil sedan Chevrolet hitam bernomor polisi BM 1064 VR yang terparkir di depan rumah orang tua mereka di Jalan Harapan Pasti, Jumat (5/6/2026) sore.

Korban teridentifikasi bernama Suharlin dan Dame Lamria Pakpahan (47), warga Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal. Dugaan sementara, keduanya terjebak dalam suhu panas ekstrem di dalam kabin mobil yang terkunci rapat.

Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, mengatakan pihaknya menerima informasi dari kepala lingkungan setempat terkait penemuan tersebut dan langsung menuju lokasi bersama personel kepolisian serta tim Inafis Polrestabes Medan.

"Korban pasangan suami istri ditemukan meninggal dunia di depan rumah orang tuanya," terang Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, Jumat, 5 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Guntur Simatupang, pasangan tersebut tiba di rumah orang tua korban pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, mereka memilih menginap di lokasi karena listrik di rumah mereka sedang padam.

"Karena listrik di rumah mereka sedang padam dan tidur di dalam mobil saja, tepatnya di parkiran depan rumah orang tua korban," ujarnya.

Keesokan paginya sekitar pukul 06.00 WIB, saksi sempat menghampiri keduanya dan menyarankan agar masuk ke dalam rumah. Namun, ajakan tersebut tidak diindahkan.

"Korban mengatakan, 'di dalam mobil saja kami, nanti kami masuk ke rumah'," ungkapnya.

Menurut keterangan saksi, korban perempuan diketahui dalam kondisi lumpuh akibat sakit yang dideritanya, sementara sang suami dalam keadaan sehat.

Baca Juga: Labubu hingga Hirono Kini Hadir di Medan, Pop Mart Buka Store Pertama di Sumatera

Memasuki siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, saksi kembali mendatangi kendaraan tersebut. Saat itu, ia mendapati kondisi korban laki-laki sudah tidak memberikan respons, sedangkan korban perempuan terlihat lemas. Mobil dalam keadaan terkunci dari dalam dan wiper masih menyala.

Saksi kemudian berupaya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk membuka kendaraan.

Namun karena bantuan tak kunjung tiba, saksi bersama rekannya akhirnya memecahkan kaca mobil menggunakan busi untuk membuka pintu kendaraan.

Saat pintu berhasil dibuka, suhu di dalam mobil disebut sangat panas. Kedua korban kemudian dievakuasi warga ke RS Madani, namun nyawa keduanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun di dalam kendaraan.

Saat ini, jenazah kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Load More