- Tim gabungan BNNP Sumut, Polda Sumut, dan TNI memusnahkan 150 ribu batang ganja pada 31 Oktober 2026.
- Ladang ganja seluas 5 hektare tersebut ditemukan di kawasan perbukitan Gunung Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal.
- Pemusnahan tanaman ganja seberat 30 ton ini diperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 600 ribu jiwa warga Indonesia.
SuaraSumut.id - Sebanyak 150.000 batang tanaman ganja ditemukan di kawasan perbukitan Gunung Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Ladang ganja seluas sekitar 5 hektare tersebut dihancurkan tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, Polda Sumut, dan TNI.
Pemusnahan dilakukan pada Sabtu (31/10/2026) di Desa Rao-Rao Dolok, Kecamatan Tambangan. Seluruh tanaman ganja dicabut dan dibakar hingga habis di lokasi.
Dari hasil perkiraan petugas, jumlah tanaman yang dirusak mencapai sekitar 150.000 batang. Jika setiap batang memiliki berat rata-rata 200 gram, total berat kotor tanaman tersebut diperkirakan mencapai 30 ton.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Joshua Tampubolon, mengatakan jarak ladang ganja itu berawal dari informasi masyarakat yang diterima BNNK Mandailing Natal.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh tim pemberantasan pada 29 Oktober 2026.
Tim harus menempuh medan yang cukup berat, melewati kebun masyarakat dan kawasan hutan perbukitan Tor Sihite. Perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar enam jam hingga akhirnya ditemukan dua titik ladang ganja dengan luas keseluruhan mencapai 5 hektare, ujar Joshua kepada SuaraSumut.id, Minggu (1/11/2026).
Dalam penyelidikan tersebut, petugas menemukan dua titik perkebunan ganja yang lokasinya berdekatan. Titik pertama memiliki luas sekitar 4,5 hektar. Sementara titik kedua diperkirakan mencapai 0,5 hektar dan dipisahkan semak belukar dengan jarak sekitar 10 meter.
Lokasi kedua berada di kawasan perbukitan dengan ketinggian sekitar 1.170 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Menurut Joshua, seluruh tanaman ganja yang ditemukan langsung dihancurkan dengan cara dicabut dan dibakar. Besarnya jumlah tanaman yang ditemukan menunjukkan bahwa kawasan tersebut digunakan untuk aktivitas penanaman ganja dalam skala luas. Namun, pihak BNNP Sumut masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan ladang tersebut.
Baca Juga: Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
BNNP Sumut perkirakan 600 ribu jiwa terselamatkan
Joshua menyebut pemusnahan sekitar 150.000 batang ganja tersebut diperkirakan dapat mencegah potensi mengarahkan narkotika dalam jumlah besar.
Dengan menggunakan perkiraan berat rata-rata 200 gram per batang, total berat kotor tanaman ganja yang dirusak mencapai sekitar 30 ton.
“Melalui pemusnahan ini, kita berpikir telah menyelamatkan sekitar 600.000 jiwa anak bangsa dari potensi tembakau. Ini merupakan langkah nyata dalam memutus mata rantai peredaran narkotika, khususnya dari sumber produksinya,” ungkap Joshua.
Angka penyelamatan tersebut merupakan perkiraan yang disampaikan BNNP Sumut berdasarkan perkiraan jumlah tanaman yang dimusnahkan.
Meski dua titik ladang ganja telah dimusnahkan, BNNP Sumut belum menghentikan penyelidikan.
Tag
Berita Terkait
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki