Kisah Bocah 4 Tahun Dianiaya Paman-Bibi: Orang Tua Dipenjara Kasus Narkoba

Ayah dan ibunya dipenjara dalam kasus narkoba. Bocah itu dalam tiga bulan dirawat paman dan bibinya. Nahas, ia menjadi korban penganiayaan.

Suhardiman
Senin, 26 Oktober 2020 | 06:30 WIB
Kisah Bocah 4 Tahun Dianiaya Paman-Bibi: Orang Tua Dipenjara Kasus Narkoba
Ilustrasi anak korban kekerasan. (Shutterstock)

SuaraSumut.id - Bocah 4 tahun di Deli Serdang, Sumut harus terpisah dari orang tuanya. Ayah dan ibunya dipenjara dalam kasus narkoba.

Bocah itu dalam tiga bulan dirawat paman dan bibinya. Nahas, ia menjadi korban penganiayaan.

"Bocah itu mengalami luka lebam dan diduga akibat penganiayaan oleh paman dan bibinya," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir, Jumat (23/10/2020).

Ia mengaku, bocah itu diduga sering dianiaya namun orang lain tidak tahu lantaran korban sering di dalam rumah.

Baca Juga:Pria di Sumut Hajar Bocah di Meja Biliar Ditangkap Polisi

"Baru kemarin itu dia keluar tiba-tiba ke depan halaman tetangga, minta minum kehausan. Tetangganya pada melihat kok lebam-lebam gitu," ungkap Yasir.

Menurut Yasir, mereka mengaku marah karena bocah itu sering buang air kecil dan besar di celana. Anak tersebut juga sering tidak diberi makan.

"Pengakuan si anak kadang-kadang tak dikasih makan. Kemarin waktu diamankan, saya tanya, udah makan? Tadi pagi makan nggak, nggak. Siang tadi makan nggak, nggak. Malam baru kita kasih makan," jelasnya.

Diberitakan, peristiwa dugaan penganiayaan ini diketahui dari kepala dusun setempat, pada Kamis (22/10/2020) malam.

Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi dan mengevakuasi bocah itu ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan.

Baca Juga:Ngaku Timses Gibran dan Dirut BUMD, RZ Ditangkap Polisi Karena Penganiayaan

Dikenal Ramah

Kepala Dusun 8, Isak Azhari mengatakan, pasangan suami istri S (27) dan JS (24) dikenal ramah. Mereka suka bersosialisasi dengan warga. Ia mengatakan, keduanya sudah sekitar dua tahun tinggal di wilayahnya.

"Selama ini bergaul sama kami ya biasa saja," katanya dilansir dari KabarMedan.com - jaringan Suara.com.

Ia menjelaskan, korban selama ini sangat jarang keluar rumah. Kebanyakan waktunya dihabiskan di dalam rumah.

"Anak itu di rumah aja, selama ini dikurung di dalam. Jarang sekali main dengan anak sekitar. Karena kakak itu (JS) tidak memperbolehkannya keluar. (korban) dihina dibilang bau lah. Juga bilang sama warga situ, jangan dikawani," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini