alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perhatian! Pemkot Banda Aceh Larang ASN Main Game Online

Chandra Iswinarno Rabu, 30 Desember 2020 | 17:09 WIB

Perhatian! Pemkot Banda Aceh Larang ASN Main Game Online
Seorang gamers membuka aplikasi game Mobile Legends di Jakarta, Minggu (31/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pasalnya, game online dinilai telah mengakibatkan penurunan produktivitas kerja.

SuaraSumut.id - Pemkot Banda Aceh melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak bermain game online. Pasalnya, game online dinilai telah mengakibatkan penurunan produktivitas kerja.

"Iya surat perihal larangan bermain game online itu benar adanya," kata Kabag Humas Pemerintah Kota Banda Aceh Said Fauzan, dilansir Antara, Rabu (30/12/2020).

Said mengatakan, surat yang ditandatangani Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Banda Aceh Muzakkir disiapkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.

"Surat ini yang siapkan BKPSDM, surat benar adanya," ujar Said.

Baca Juga: Sekda dan Para Pejabat Non Job Lawan Bupati Jember Faida

Dalam surat bernomor 800/2.628 tertanggal 29 Desember 2020 itu disampaikan larangan bermain game online untuk menciptakan kondisi kehidupan dan suasana kota yang islami, sesuai visi Wali Kota yakni terwujudnya Kota Banda Aceh yang gemilang dalam bingkai syariah.

Salah satu caranya dengan mengantisipasi dan membatasi permainan game online yang mengakibatkan penurunan produktivitas kerja, terganggunya proses pelayanan kepada masyarakat serta perilaku tersebut bertentangan dengan syariat Islam dalam hal penggunaan waktu yang sia-sia.

"Bagi yang telah menginstal aplikasi game online agar segera menghapusnya," kata Muzakkir melalui suratnya.

Muzakkir juga meminta para Kepala OPD melakukan pemantauan dalam pelaksanaannya, apabila terdapat ASN yang melanggar maka akan dikenakan hukuman sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

"Sedangkan untuk tenaga kontrak akan ditinjau ulang perpanjangan kontrak perjanjian kerja," pungkasnya.

Baca Juga: Ratusan ASN Serukan Mosi Tidak Percaya kepada Bupati Jember Faida

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait