Agar persoalan tersebut tidak melebar dan menjadi polemik yang berlanjut, perlu direkomendasikan JS untuk dipindahkan dari sekolah tersebut.
"Kalau saya ada anak saya sekolah di situ pasti resah. Ini soal kekhawatiran pak, orangtua murid sudah ribut di sekolah. Kita mau ini diproses, kita DPR hanya bisa memberi rekomendasi," ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Adlan mengatakan, akan mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan komisi II DPRD Kota Medan.
"Hasil RDP tentu akan kita pelajari semua nanti, akan kita tindaklanjuti dan mencari keputusan terbaik," kata Adlan.
Baca Juga:Geger! Tahanan Narkoba Warga Nigeria Serang Polwan Polrestabes Medan
Menurutnya, pihak Disdik akan berkoordinasi dengan Inspektorat untuk mendalami kasus yang terjadi.
"Tentu akan kita dalami dulu bersama Inspektorat dan kami tidak akan terburu-buru mengambil keputusan," pungkasnya.
Diberitakan, puluhan orang tua siswa SD di Medan protes dan mendesak kepala sekolah (Kepsek) dipindahkan.
Protes puluhan orang tua murid tersebut merupakan buntut dari merebaknya kabar bahwa sang kepala sekolah berinisial JS diduga mempunyai kelainan seksual.
Dengan membawa poster, mereka menuntut kepala sekolah segera mengundurkan diri.
Baca Juga:Detik-detik Kecelakaan Bus Vs Truk di Jalan Lintas Medan-Tebing Tinggi
"Permintaan kami sederhana, kami cuma ingin kepala sekolah dimutasi, jangan lagi di sekolah ini," ucap salah seorang wali murid, Raiman Oktoberlin, Rabu (23/12/2020).