alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pipa Gas Bocor Tewaskan 5 Orang di Madina, Ini Kata Gubernur Edy Rahmayadi

Chandra Iswinarno Rabu, 27 Januari 2021 | 19:37 WIB

Pipa Gas Bocor Tewaskan 5 Orang di Madina, Ini Kata Gubernur Edy Rahmayadi
Pipa gas pembangkit listrik di Madina mengalami kebocoran. [Istimewa]

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta pihak yang bersalah diproses secara hukum.

SuaraSumut.id - Pipa gas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi bocor menyebabkan lima orang tewas di Madina.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta pihak yang bersalah diproses secara hukum.

"Tim masih bekerja, masih kita selidiki, jadi jangan ada dugaan-dugaan. Jika terbukti bersalah bukan hanya menanggung biaya para korban, tapi bisa dipenjara kalau terbukti menyalahi aturan," kata Edy dilansir dari medanheadlines.com--jariangan suara.com, Rabu (27/1/2021).

Dikatakannya, pihak perusahaan harus bertanggungjawab terhadap para korban, Apa lagi sampai ada yang meninggal dunia.

Baca Juga: Gubernur Edy Rahmayadi Harap Sumut Juara Umum PON 2024

"Perusahaan pastinya jangan sampai buang badan. Apalagi yang dikeluarkan itu H2SO4 (asam sulfat). Jika tersedot manusia secara berlebihan membuat sesak nafas. Karena ada karbon yang cukup tinggi," ujarnya.

Personel Brimob Polda Sumut melakukan pengecekan di lokasi pipa gas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi. [Istimewa]
Personel Brimob Polda Sumut melakukan pengecekan di lokasi pipa gas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi. [Istimewa]

Brimob Sumut Lakukan Pengecekan

Sementara itu, personel dari unit Kimia Biologi dan Radio Aktif (KBR) Detasemen Gegana Brimob Sumut untuk melakukan pengecekan di lokasi.

Mereka mengambil sample pembuangan kadar air dengan menggunakan alat sertech 1000.

"Perusahaan saat ini berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari tahu penyebab kebocoran gas," kata Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Buala Zega, kepada wartawan.

Baca Juga: Rektor USU Terpilih Muryanto Amin Akan Dilantik Besok

Pihak perusahaan disebut telah mematikan seluruh operasi di lokasi. Hal itu dilakukan untuk memudahkan proses penyelidikan terkait penyebab kebocoran pipa gas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait