Pipa Gas Bocor Telan Korban Jiwa, Bupati Madina: Bukan dari Kami Izinnya

Dahlan mengaku, sebelum insiden terjadi warga mulai protes lantaran adanya bau menyengat yang diduga akibat kebocoran pipa gas.

Chandra Iswinarno
Senin, 25 Januari 2021 | 20:12 WIB
Pipa Gas Bocor Telan Korban Jiwa, Bupati Madina: Bukan dari Kami Izinnya
Pipa gas pembangkit listrik di Madina mengalami kebocoran. [Istimewa]

SuaraSumut.id - Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution angkat bicara terkait insiden pipa gas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi yang mengalami kebocoran.

Dahlan mengaku, sebelum insiden terjadi warga mulai protes lantaran adanya bau menyengat yang diduga akibat kebocoran pipa gas.

Ia juga telah menugaskan sejumlah kepala dinas untuk meminta penjelasan dari pihak perusahaan terkait bau gas yang diprotes warga, namun ditolak dengan alasan izin.

"Saya udah tak mau lagi ngomong sama mereka (perusahaan). Pada 18 Januari 2021 saya sudah buat surat tugas kepada kepala dinas karena mendengar riak-riak dari warga ada bau-bau tak enak. Semua dinas terkait saya buat surat tugas, tapi tak dikasih masuk. Alasan izinnya bukan dari kami (Pemkab Madina)," kata Dahlan kepada SuaraSumut.id, Senin (25/1/2021).

Baca Juga:Kasus Covid-19 Naik Meski PPKM, Gubernur Edy Minta Maaf ke Pengusaha

Ditanya penyebab pihak perusahaan tidak menerima tim yang ditugaskannya, Dahlan Hasan hanya menghela nafas dan mengatakan terbentur izin.

"Ya eksklusif lah. Gimanalah, bawahannya kami, bukan dari kami izinnya," kesalnya.

Dahlan memastikan lima warganya meninggal akibat insiden tersebut. Ia mengaku, salah satu korban meninggal masih berusia balita.

"Sudah kita lihat, yang meninggal 5 orang, bayi ada satu. Sudah saya suruh jemput karena situasinya warga masih ada kekesalan. Makanya ini harus di autopsi," kata Dahlan.

Korban meninggal dan dirawat diduga menghirup gas saat beraktivitas di ladang yang tidak jauh dari pipa yang diduga bocor.

Baca Juga:Kasus HIV dan AIDS Terus Meningkat, Begini Kata Gubernur Edy Rahmayadi

"Karena begini, sebagian warga di ladang (beraktivitas) atau di sawah, apakah karena hawa gas itu, sehingga enggak bisa bernafas," ujarnya.

Dahlan mengatakan, Pemkab Madina akan mengurusi warga yang mengalami indisen tersebut. Sejumlah korban telah dirawat di rumah sakit dan dalam penanganan medis. Ia akan melakukan rapat bersama pihak Polres Madina dalam mengatasi situasi yang ada.

"Untuk korban kami tangani semua terlepas dari tanggungjawab siapa, karena saya bupatinya. Yang penting saya selesaikan, kalau gimana-gimananya nantilah itu," pungkasnya.

Kontributor : Muhlis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini