alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Punya Biaya Pengobatan, Istri Dibakar Suami Butuh Bantuan

Chandra Iswinarno Selasa, 02 Februari 2021 | 12:30 WIB

Tak Punya Biaya Pengobatan, Istri Dibakar Suami Butuh Bantuan
Ibu korban pembakaran membutuhkan uluran bantuan biaya pengobatan anaknya. [Suara.com/M.Aribowo]

Saat ini Rani membutuhkan bantuan biaya untuk pengobatan di rumah sakit.

SuaraSumut.id - Rani (20), wanita yang dibakar suaminya hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika Tembung.

Saat ini dirinya membutuhkan bantuan biaya untuk pengobatan di rumah sakit. Ibu korban Supriati (40) mengatakan, pengobatan anaknya tidak ditanggung oleh BPJS.

"BPJS tidak menanggung karena ini sudah pembunuhan," kata Supriati saat ditemui Suara.com, Selasa (2/2/2021).

Karena tidak ditanggung BPJS, otomatis biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh pihak keluarga.

Baca Juga: Dinkes: 11.064 Tenaga Kesehatan di Sumut Telah Divaksin Covid-19

"Saya hanya seorang janda, selama ini anak saya (korban) yang cari makan, adik dia dua sekolah (korban yang biayai)," ujarnya.

Supriati mengatakan, pengobatan Rani yang menderita luka bakar membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

"Semalam anak saya operasi, pihak rumah sakit minta deposit biaya operasi sebesar Rp10 juta," ujarnya.

Korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika Tembung. [Ist]
Korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika Tembung. [Ist]

Pinjam ke Rentenir

Lantaran mendesak dan tidak ada uang, kata Supriati, pihak keluarga terpaksa meminjam uang kepada rentenir untuk menutup biaya deposit.

Baca Juga: Nilai Ekspor Sumut Naik 5,52 Persen, Ini Penyebabnya

"Saya ngak punya uang, jadi keluarga saya pinjam rentenir Rp 10 juta, ngak dapat cuma Rp 7 juta. Untuk operasi total Rp 13.450.000. Itu operasi saja belum ruang inap, obat-obatan yang tiap hari disuntik," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait