Direvitalisasi Bobby Nasution, Tiga Potensi Lapangan Merdeka Akan Bangkit

Bobby akan mengusung konsep hijau.

Suhardiman
Minggu, 07 November 2021 | 23:33 WIB
Direvitalisasi Bobby Nasution, Tiga Potensi Lapangan Merdeka Akan Bangkit
Lapangan Merdeka Medan. [Ist]

SuaraSumut.id - Jika tidak ada kendala maka pengerjaan fisik revitalisasi Lapangan Merdeka akan dimulai awal tahun 2022.

Selain ingin mengembalikan fungsi lapangan bersejarah itu sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dan cagar budaya, Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap melalui revitalisasi yang dilakukan dapat membangkitkan tiga potensi Lapangan Merdeka, yaitu sebagai paru-paru kota, destinasi wisata dan ikon Kota Medan.

Bobby akan mengusung konsep hijau. Selain itu, revitalisasi juga akan mempertahankan signifikansi sejarah dan karakter lapangan yang dulunya merupakan alun-alun itu sebagai ruang terbuka publik.

Dengan demikian masyarakat nantinya dapat menjadikan lapangan yang merupakan titik nol Kota Medan itu sebagai tempat berkumpul sekaligus menikmatinya sebagai RTH maupun cagar budaya.

Baca Juga:Link Live Streaming Liga Inggris: West Ham United vs Liverpool

"Insya Allah revitalisasi Lapangan Merdeka akan dimulai awal tahun depan. Selain menjadikannya sebagai RTH dan cagar budaya, melalui revitalisasi yang dilakukan ini kita akan membangkitkan tiga potensi yang terkandung di dalamnya," kata Bobby.

Wali Kota Medan Bobby Nasution. [Ist]
Wali Kota Medan Bobby Nasution. [Ist]

Kadis Kebudayaan Kota Medan OK Zulfi membenarkan ada tiga potensi yang ingin dibangkitkan Wali Kota melalui revitalisasi yang dilakukan tersebut.

Yang dimaksud sebagai paru-paru kota, yaitu Lapangan Merdeka nantinya akan dijadikan sebagai RTH dengan ditanamnya pohon-pohon. Dengan banyaknya pohon maka lapangan bersejarah ini tentunya menjadi paru-paru Kota Medan.

Sedangkan yang dimaksud sebagai destinasi wisata, kata OK Zulfi, Lapangan Merdeka nantinya dapat dijadikan sebagaintempat perayaan hari-hari besar dan penampilan dari berbagai etnis yang ada di Kota Medan seperti festival tari, karnaval budaya dan sebagainya. Selain menampilkan dari seni budaya.

Di samping itu juga akan ada kegiatan storyteller untuk anak-anak sekolah dasar, kegiatan heritage walk serta pernak-pernik khas budaya Kota Medan maupun festival kuliner yang berada di dekat Pajak Ikan Lama, serta sebagai wadah bagi para UMKM untuk memproduksi pernak-pernik budaya sebagai pilihan souvenir di Kota Medan.

Baca Juga:Banjir Terjang Kota Sukabumi, Sejumlah Kuburan Ikut Terrendam

"Melalui destinasi wisata ini, semua etnis di Indonesia, termasuk Asia yang ada di Kota Medan berkumpul di Lapangan Merdeka. Hal inilah nantinya yang dapat dijadikan Lapangan Merdeka sebagai ikonnya Kota Medan. Tentunya saya berharap ini segera terwujud," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini