facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sekjen PBB Kutuk Serangan Koalisi Pimpinan Saudi yang Tewaskan 60 Orang di Yaman

Riki Chandra Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:59 WIB

Sekjen PBB Kutuk Serangan Koalisi Pimpinan Saudi yang Tewaskan 60 Orang di Yaman
Anggota keluarga Ismail Hassan yang mengungsi akibat perang di kota pelabuhan Laut Merah Hodeidah, menikmati makan siang di penampungan mereka di Sanaa, Yaman, Senin (17/1/2022). [Dok.Antara]

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengutuk serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi di Yaman pada Jumat (22/1/2022).

SuaraSumut.id - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengutuk serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi di Yaman pada Jumat (22/1/2022). Serangan brutal tersebut menewaskan sekitar 60 orang di sebuah pusat penahanan di provinsi Saada yang dikuasai Houthi.

Seorang saksi mata mengatakan, beberapa orang, termasuk migran Afrika, tewas dalam serangan itu. Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, mengatakan serangan udara mematikan di wilayah Yaman lainnya juga menewaskan anak-anak.

"Serangan udara terhadap fasilitas telekomunikasi di Hodeidah juga sangat mengganggu layanan internet vital di sebagian besar negara," kata Dujarric dalam pernyataan. "Sekretaris Jenderal menyerukan penyelidikan yang cepat, efektif dan transparan atas insiden-insiden ini untuk memastikan akuntabilitas."

Save the Children mengatakan, tiga anak dilaporkan tewas di kota barat Hodeidah.

Baca Juga: Makin Nyaman di Jalan, Mitsubishi Tawarkan Paket Perawatan untuk Pembelian Pajero Sport

Koalisi militer yang dipimpin Saudi telah memerangi kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman sejak 2015. Koalisi mengatakan laporan puluhan kematian pada Jumat (22/1) akan diselidiki "menggunakan proses independen yang disetujui secara internasional."

Dalam konferensi pers pekan lalu, Guterres mengatakan: "Eskalasi ini harus dihentikan."

Dujarric mengatakan Guterres mengingatkan semua pihak bahwa mereka berkewajiban untuk melindungi warga sipil dari bahaya yang ditimbulkan dari operasi militer.

“Semua pihak harus mengikuti prinsip-prinsip proporsionalitas dan kehati-hatian."

Pada Jumat (22/1), Dewan Keamanan PBB mengutuk serangan Houthi yang menargetkan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Baca Juga: 4 Hal Simpel yang Wajib Disiapkan Pemilik Mobil Saat Musim Hujan Tiba

Ditanya tentang serangan udara di Yaman pada Jumat (21/1), Duta Besar UEA untuk PBB Lana Nusseibeh mengatakan kepada wartawan: "Koalisi berjanji untuk mematuhi hukum internasional dan merespons secara proporsional dalam semua operasi militernya,”

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait