facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pecandu Narkoba Sumut Terus Naik, Tersebar di Hiburan Malam hingga Warnet, Edy Rahmayadi: Ini Saya Takutkan

Suhardiman Senin, 27 Juni 2022 | 13:52 WIB

Pecandu Narkoba Sumut Terus Naik, Tersebar di Hiburan Malam hingga Warnet, Edy Rahmayadi: Ini Saya Takutkan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. [Ist]

populasi pencandu narkoba seperti pengunjung tempat hiburan malam dan warnet cukup tinggi di Sumut.

SuaraSumut.id - Pecandu narkoba di Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami kenaikan. Kondisi ini tidak dapat dibiarkan, karena mengancam keberlangsungan generasi muda.

"Narkoba bertambah terus, ini saya takutkan," kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Senin (27/6/2022).

Edy mengatakan, Sumut yang kini juara satu pengguna narkoba terbanyak di Indonesia bukanlah suatu prestasi yang membanggakan.

"Saya cita-cita PON 2024, saya nomor satu, bukan narkoba pengen saya nomor satu," kata Edy.

Baca Juga: Putus Penyebaran Wabah, Pemkab Mojokerto Meluncurkan 9.300 Dosis Vaksin PMK

Untuk memberantas narkoba, kata Edy, bukan saja tugas dari pemerintah daerah, TNI/Polri dan BNN, namun seluruh masyarakat.

Mantan Pangkostrad ini mengungkapkan, jangan sampai generasi muda di Sumut rusak karena narkoba. Sehingga bonus demografi generasi muda berbalik menjadi bencana karena terpapar.

"Karena berani mati, daripada sengsara di dunia. Kalau itu jadi motonya repot kita semua. Kita berharap masa depan bangsa, ada dipundak anak-anak kita," ucapnya.

Edy juga menyampaikan jika persoalan narkoba semakin berat, karena hampir semua lini sudah terpapar narkoba.

"Saya melihat di semua lini ini sudah terdampak itu (narkoba) ada TNI, ada Polri, Polri juga udah tegas, bahkan ada dilakukan hukuman mati," ujarnya.

Baca Juga: Sayang untuk Dilewatkan, Ini 6 Manfaat Telur Puyuh bagi Kesehatan

"Kita belum menemukan format yang benar (memberantas narkoba), ini kan acara narkoba Internasional berarti dunia ini jadi yang mengalami narkoba dan memusuhi narkoba dunia ini, bukan hanya Sumatera Utara bukan hanya Indonesia begitulah beratnya," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait