Pemprov Sumut Lakukan Ini Hadapi Ancaman Krisis Pangan dan Inflasi

Karena itu sektor agraris menjadi bagian dari prioritas pembangunan.

Suhardiman
Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:04 WIB
Pemprov Sumut Lakukan Ini Hadapi Ancaman Krisis Pangan dan Inflasi
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah. {dok Pemprov Sumut]

SuaraSumut.id - Pemprov Sumut melakukan berbagai upaya menghadapi ancaman krisis pangan dan inflasi, sebagai dampak dari persoalan ekonomi dunia.

Upaya yang dilakukan seperti fokus pada peningkatan kegiatan ekonomi produktif, terutama sektor pertanian, perkebunan dan perikanan, yang selanjutnya diharapkan akan memperkuat kondisi ketahanan pangan daerah.

Demikian dikatakan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melansir Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Selasa (30/8/2022).

"Terhadap penguatan sektor usaha produktif, hal ini akan menjadi perhatian kami dalam mendorong, khususnya dalam hal pemberdayaan koperasi, pelaku UMKM, petani, pekebun dan nelayan, agar menjadi prioritas pembangunan," kata Edy.

Baca Juga:Rekonstruksi 7 Jam Lebih Pembunuhan Brigadir J, Ini Runtutan Peristiwa di 2 Lokasi

Soal kesejahteraan petani, kata Edy, pihaknya menyadari bahwa perlu pembenahan yang memerlukan dukungan dari legislatif. Karena itu sektor agraris menjadi bagian dari prioritas pembangunan.

Untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Pemprov berupaya melalui optimalisasi KSPN Danau Toba dan destinasi unggulan lainnya.

Sedangkan soal rencana pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dengan skema tahun jamak, Edy mengaku, hal itu merupakan implementasi visi misi yang tertuang dalam RPJMD) Sumut 2018-2023.
Pembangunan infrastruktur dengan nilai Rp 2,7 triliun itu berdasarkan atas persetujuan bersama antara kepala daerah dan DPRD.

"Bahwa kegiatan tahun jamak dimaksud dalam rangka capaian RPJMD Sumut yang merupakan bagian dari program prioritas nasional atau kepentingan strategis nasional. Sehingga dalam pelaksaaannya dapat melebihi masa jabatan kepala daerah," katanya.

Adapun kepentingan strategis nasional, kata Edy Rahmayadi, antara lain berada di kawasan Danau Toba, jalur menuju Tangkahan, jalur menuju Telukdalam, Nias Selatan.

Baca Juga:Ferdy Sambo Dan Putri Candrawathi Terlihat Mesra Selama Proses Rekonstruksi

Peningkatan jalan Mebidangro (Medan-Binjai-Delserdang-Karo), pembangunan di daerah tertinggal seperti Nias Selatan, Nias Utara dan Nias Barat sebagai daerah tertinggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini