- Longsor akibat hujan deras menutup total Jalinsum Sibuhuan–Sosopan di Padang Lawas pada Minggu, 1 Februari 2026.
- Peristiwa longsor terjadi di dua titik dekat pemandian Sungai Siraisan, namun tidak menimbulkan adanya korban jiwa.
- BPBD Palas bersama TNI/Polri berupaya membersihkan material menggunakan alat berat agar jalur kembali dapat dilalui.
SuaraSumut.id - Intensitas curah hujan yang tinggi kembali memicu bencana alam longsor di wilayah perbukitan Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara.
Sedikitnya dua titik longsor dilaporkan terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) Sibuhuan–Sosopan, tepatnya di sekitar kawasan wisata pemandian alami Sungai Siraisan, Desa Tanjung, Kecamatan Ulu Barumun, pada Minggu, 1 Februari 2026.
Peristiwa ini menyebabkan badan jalan lintas provinsi Sumatera Utara Sibuhuan - Sosopan, yang ada pada sekitar lokasi tempat wisata pemandian alam Siraisan tersebut tertutup total.
Plet Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas, Adi Sandra Siregar, menyampaikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian bencana alam tersebut.
"Dari informasi awal tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kejadian bencana alam longsor tersebut," katanya melansir Antara.
Saat ini, BBPD Palas bersama TNI - Polri dan instasi terkait lainnya masih melakukan upaya pembersihan material penangan pasca kejadian bencana alam longsor tersebut agar secepatnya dapat di lalui kembali para pengguna jalan.
"Tambahan peralatan berupa alat berat jenis excavator sudah di jalan menuju lokasi bencana. Semoga penangan bencana longsor ini dapat segera teratasi agar jalinsum Sibuhuan - Sosopan bisa di lalui kembali," kata Sekretaris BPBD Palas H. Irsan Soleh Lubis.