200 Lapak Meugang Disiapkan Pemkab Aceh Barat Sambut Ramadan

penyediaan lapak penjualan daging juga sebagai upaya pemerintah daerah, dalam memudahkan akses masyarakat membeli daging yang sehat, higienis dan layak konsumsi.

Suhardiman
Kamis, 05 Februari 2026 | 13:05 WIB
200 Lapak Meugang Disiapkan Pemkab Aceh Barat Sambut Ramadan
Lapak penjualan daging segar meugang. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Pemkab Aceh Barat menyiapkan 200 lapak terpusat di Kompleks Pasar Induk Meulaboh untuk tradisi meugang jelang Ramadan.
  • Tujuan lokasi terpadu ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan daging segar, sehat, dan layak konsumsi.
  • Pedagang diwajibkan membayar retribusi terintegrasi mencakup pemeriksaan kesehatan ternak, lapak, dan kebersihan.

SuaraSumut.id - Tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadan selalu diiringi dengan meningkatnya konsumsi daging di Aceh. Menyadari tingginya kebutuhan tersebut, Pemkab Aceh Barat menyiapkan 200 lapak bagi pedagang daging yang dipusatkan di Jalan H Daud Dariah II, Kompleks Pasar Induk Bina Usaha Meulaboh.

“Penyediaan lokasi ini sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan daging segar dan sehat secara terpadu di satu lokasi,” kata Plt Sekda Kabupaten Aceh Barat, Kurdi, melansir Antara, Kamis, 5 Februari 2026.

Kurdi mengatakan penyediaan lapak penjualan daging juga sebagai upaya pemerintah daerah, dalam memudahkan akses masyarakat membeli daging yang sehat, higienis dan layak konsumsi.

Selain itu, penetapan lokasi penjualan daging tradisi meugang secara terpadu ini, juga sebagai upaya pemerintah dalam memudahkan pengawasan penjualan daging sapi/kerbau ke masyarakat, sehingga terhindar dari penjualan daging yang tidak sehat atau tidak layak konsumsi.

Selain di ibu kota kabupaten, penjualan daging tradisi meugang juga dipusatkan di setiap kecamatan, dan juga mendapatkan pengawasan dari petugas terkait.

Kurdi mengatakan dalam tradisi ini, pemerintah daerah juga mewajibkan setiap pedagang untuk membayar retribusi resmi kepada pemerintah daerah, diantaranya seperti kewajiban pemeriksaan kesehatan ternak sebesar Rp50 ribu/ekor, retribusi lapak dagangan Rp50 ribu/lapak, serta retribusi biaya kebersihan sebesar Rp80 ribu/lapak.

“Nanti retribusi ini kita sediakan satu atap, sehingga bagi pedagang yang ingin berjualan, lebih mudah untuk membayar retribusi dan pemeriksaan ternak sekaligus mendapatkan nomor lapak yang kita sediakan,” kata Kurdi.

Seperti diketahui, tradisi meugang bagi masyarakat di Aceh telah berlangsung ratusan tahun silam sekitar abad ke-17 masehi, atau masa kejayaan Aceh yang di pimpin oleh Sultan Iskandar Muda, dan tradisi ini termaktub dalam Undang-Undang Aceh dalam Qanun Meukuta Alam.

Tradisi meugang di Aceh dilaksanakan selama tiga kali dalam satu tahun, diantaranya menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, menjelang Hari Raya Idul Fitri dan menjelang Hari Raya Idul Adha.

Tradisi meugang juga sebagai momemtum memupuk kebersamaan dan silaturahmi masyarakat Aceh, serta menggugah kepedulian kepada orang-orang yang tidak mampu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini