- Dandim 0209/Labuhanbatu meminta maaf atas dugaan keterlibatan oknum TNI dalam pengeroyokan yang menyebabkan kematian warga Labuhanbatu Utara.
- Pihak kepolisian saat ini sedang memeriksa oknum TNI tersebut untuk memastikan keterlibatannya dalam insiden kematian Luis David Hutabarat.
- Dandim berkoordinasi dengan PT Agrinas Palma Nusantara untuk memberikan bantuan tanggung jawab kepada keluarga korban demi menjaga kondusivitas.
SuaraSumut.id - Komandan Kodim (Dandim) 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, memastikan proses penyelidikan terkait insiden yang menyebabkan meninggalnya seorang warga di Kabupaten Labuhanbatu Utara masih terus berjalan.
Hanung mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Agrinas Palma Nusantara untuk mengambil langkah-langkah tanggung jawab terhadap keluarga korban.
"Saya sudah memanggil pihak PT Agrinas Palma Nusantara dan mereka kooperatif. Saat ini juga sudah ada langkah-langkah yang disiapkan, termasuk bantuan-bantuan dan bentuk tanggung jawab lainnya," ujar Hanung kepada SuaraSumut.id, Kamis 18 Juni 2026.
Terkait keterlibatan oknum TNI AD yang bertugas sebagai tenaga pengamanan di perusahaan tersebut, Hanung menegaskan bahwa yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Polres Labuhanbatu.
Menurutnya, proses pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara jelas peran dan keterlibatan oknum tersebut dalam peristiwa yang terjadi.
Apabila nantinya terbukti melakukan pelanggaran atau memiliki peran yang menyebabkan kematian korban, maka proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Statusnya saat ini masih diperiksa di Polres. Kita ingin mengetahui secara jelas seperti apa tindakannya dan bagaimana perannya dalam kejadian itu. Jika memang terbukti bersalah, nanti akan dilimpahkan ke Denpom dan kita akan kawal prosesnya," tegasnya.
Hanung juga meminta agar proses pemeriksaan tidak berlangsung terlalu lama sehingga dapat memberikan kepastian hukum kepada semua pihak.
"Saya berharap tidak lebih dari besok sudah ada kepastian. Jangan sampai pemeriksaan ini berlarut-larut," ujarnya.
Di sisi lain, Dandim mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional.
Menurutnya, saat ini penyelidikan dan pemeriksaan sedang berlangsung sehingga seluruh pihak diharapkan dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memperkeruh keadaan.
"Proses hukum sedang berjalan. Kalau nanti sudah jelas siapa yang bersalah, tentu akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.
Dandim 0209/Labuhanbatu Minta Maaf ke Warga
Atas nama keluarga besar TNI AD, Hanung juga menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa kepada keluarga korban.
Ia menegaskan bahwa pihaknya berupaya membangun komunikasi yang baik dengan keluarga serta mendorong penyelesaian yang mengedepankan kemanusiaan.