- SalamAir resmi meluncurkan rute penerbangan langsung Muscat menuju Bandara Kualanamu pada Sabtu, 4 Juli 2026.
- Penerbangan perdana menggunakan pesawat Airbus A321 tersebut mencatat tingkat keterisian penumpang di atas 90 persen.
- Maskapai berencana menambah frekuensi penerbangan dari dua kali menjadi tiga kali sepekan mulai September mendatang.
SuaraSumut.id - SalamAir yang resmi melayani rute Muscat-Kualanamu (KNO) yang diharapkan memperkuat konektivitas Indonesia dengan Oman, sekaligus membuka akses lebih luas bagi wisatawan Timur Tengah menuju Sumatera Utara (Sumut).
Penerbangan perdana maskapai dioperasikan menggunakan pesawat Airbus A321 berkapasitas 212 kursi, pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Sebanyak 164 penumpang tiba di Bandar Kualanamu dari Muscat. Sementara 197 penumpang diberangkatkan kembali menuju Muscat.
Managing Director PT Angkasa Pura Aviasi, Ravishankar Saravu, menyampaikan bahwa pembukaan rute Muscat-Kualanamu merupakan pencapaian strategis dalam pengembangan jaringan penerbangan internasional Bandara Kualanamu.
"Dibukanya rute Muscat–Kualanamu menjadi langkah strategis dalam memperluas konektivitas internasional Sumatera Utara sekaligus memperkuat posisi Kualanamu sebagai salah satu gerbang udara utama Indonesia bagian barat. Kami meyakini rute ini akan membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, serta mobilitas masyarakat antara Indonesia dan kawasan Timur Tengah," katanya.
Ia menambahkan bahwa PT Angkasa Pura Aviasi berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan maskapai penerbangan guna menghadirkan lebih banyak rute internasional yang memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional.
SalamAir Optimistis Tingkatkan Frekuensi Penerbangan
Regional Manager - Sales SalamAir, Waheed Al Bulushi, mengungkapkan apresiasinya atas antusiasme masyarakat terhadap pembukaan rute Muscat-Kualanamu.
"Penerbangan perdana kami mencatat tingkat keterisian penumpang lebih dari 90 persen. Kami juga dengan senang hati menyampaikan bahwa penerbangan kembali dari Medan ke Muscat membukukan tingkat keterisian kursi di atas 90 persen," ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator tingginya permintaan terhadap rute baru ini memberikan optimisme bagi Salam Air untuk terus mengembangkan layanan di Indonesia.
"Saat ini kami mengoperasikan penerbangan Muscat–Medan sebanyak dua kali dalam sepekan. Melihat respons pasar yang sangat positif, kami berencana meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi tiga kali dalam sepekan mulai September mendatang," ucapnya.
Waheed menambahkan bahwa Medan merupakan destinasi pertama SalamAir di Indonesia yang dipilih karena memiliki potensi pasar yang besar serta kekayaan destinasi wisata.
"Kami memandang Medan sebagai kota yang indah dengan beragam destinasi wisata yang menarik. Kami yakin masyarakat Oman akan tertarik berkunjung ke Medan dan wilayah sekitarnya. Di sisi lain, kami juga mengundang masyarakat Indonesia untuk datang ke Oman dan menikmati keindahan alam, budaya, serta keramahan masyarakat kami. Kami percaya setiap wisatawan akan memperoleh pengalaman perjalanan yang berkesan," ungkapnya.
SalamAir melayani rute Muscat-Kualanamu-Muscat secara reguler sebanyak dua kali dalam sepekan, yaitu setiap hari Rabu dan Sabtu. Penerbangan dijadwalkan tiba (arrival) di Bandara Kualanamu pada pukul 02.55 WIB dan berangkat kembali (departure) menuju Muscat pada pukul 03.40 WIB.