- Denny Sumargo menghadiri pemutaran khusus film Baby Udon di lima bioskop Kota Medan pada 24 Agustus 2026.
- Denny merasa terharu setelah bertemu penonton wanita yang mengalami peristiwa kehilangan suami serupa dengan kisah dalam film.
- Film tersebut menyampaikan pesan agar manusia tidak berburuk sangka dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan dari Tuhan.
“Harapannya sederhana, kita datang ke Medan, sama halnya ke kota lain, menitipkan Baby Udon ini untuk dibesarkan, di-review, jadi kritik kalau memang ada yang kurang, dan dinikmati pastinya,” kata Denny.
Ia menjelaskan bahwa film tersebut dibuat dengan membawa pesan tentang cara manusia memaknai berbagai peristiwa dalam kehidupan.
Menurut Denny, manusia terkadang terburu-buru menilai sesuatu yang terjadi dalam hidup seperti adanya ujian hidup sebagai hal buruk. Padahal, bisa saja ada rencana yang lebih besar di balik peristiwa tersebut.
“Kita bikin film ini untuk menyampaikan pesan yang luar biasa dari hati, dari pemilik cerita ini kepada semua orang bahwa Allah, Tuhan itu Maha Baik, tapi kadang-kadang kita suka berburuk sangka atau salah dalam menafsirkan apa yang Tuhan lakukan dalam hidup kita,” tuturnya.
Pesan tersebut kemudian dituangkan melalui kisah pasangan Fani dan Hajime dalam Baby Udon, yang menghadapi sebuah peristiwa luar biasa dan mengubah perjalanan kehidupan mereka.