- PT BNCT bersama Pelindo, Pemkot Medan, dan DP World Foundation membangun SMP baru di Belawan.
- Peletakan batu pertama dilakukan pada Kamis, 15 Oktober 2026, di atas lahan seluas 5.000 meter persegi.
- Pembangunan dimulai pada 2027 dan ditargetkan beroperasi tahun 2028 untuk dikelola Pemkot Medan.
SuaraSumut.id - PT Belawan New Container Terminal (BNCT) bersama Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Pemkot Medan, dan DP World Foundation tengah menyiapkan pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) untuk anak-anak di Belawan, Kota Medan.
Pembangunan sekolah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta peletakan batu pertama, Kamis (15/10/2026).
Proyek ini merupakan bagian dari program Tumbuh Bersama yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda di kawasan Belawan.
Sekolah baru itu akan berdiri di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi yang disediakan Pelindo. Sementara itu, pendanaan pembangunan gedung berasal dari DP World Foundation melalui BNCT.
Proses pembangunan dijadwalkan dimulai pada 2027 dengan estimasi pengerjaan selama 10 hingga 12 bulan. Setelah rampung, gedung sekolah akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dikelola sebagai SMP negeri, dengan target mulai beroperasi pada 2028.
President Director BNCT, Suffian Manaf, mengatakan pembangunan sekolah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan operasionalnya.
Menurutnya, pertumbuhan perusahaan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap sektor pendidikan.
“Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membuka peluang bagi generasi mendatang. Melalui pembangunan sekolah ini, kami ingin menghadirkan lingkungan belajar yang memungkinkan generasi muda Belawan mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, dan meraih cita-cita mereka," kata Suffian.
Ia menambahkan, semangat Tumbuh Bersama diwujudkan melalui upaya memastikan bahwa perkembangan bisnis juga memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.
Sementara itu, Executive Vice President of People DP World Asia Pacific, Gaylynne Neill, menilai investasi di bidang pendidikan berperan penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi mendatang.
Melalui program Classrooms of Hope, DP World Foundation ingin menghadirkan manfaat pendidikan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Setiap ruang kelas memiliki potensi untuk menjadi tempat tumbuhnya harapan, kesempatan, dan berbagai kemungkinan baru. Melalui Classrooms of Hope, kami bangga dapat bekerja sama dengan BNCT, Pelindo, dan Pemerintah Kota Medan untuk mewujudkan komitmen bersama menjadi aksi nyata,” ujar Gaylynne.
Ia berharap fasilitas pendidikan tersebut dapat membantu anak-anak Belawan membangun kepercayaan diri, mengembangkan keterampilan, serta memiliki aspirasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.
Direktur Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, menyebut sinergi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menghadirkan manfaat sosial di kawasan pelabuhan.
Pelindo, kata dia, mendukung proyek tersebut melalui penyediaan lahan yang akan digunakan untuk fasilitas pendidikan bagi masyarakat.