SuaraSumut.id - DPRD Kota Medan sepakat mengusulkan Akhyar Nasution menjadi Wali Kota Medan defenitif sisa masa jabatan 2016-2021.
Hal tersebut berdasarkan Rapat Paripurna pemberhentian Dzulmi Eldin dari jabatan Wali Kota Medan, Selasa (26/1/2021).
"Proses di DPRD Medan telah selesai. Tinggal mengantarkan surat SK yang telah kita setujui bersama kepada gubernur kemudian ke Kemendagri," kata Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim kepada wartawan.
SK dari Kemendagri untuk melantik Akhyar sudah terbit sejak Oktober 2020. Namun demikian, ada beberapa proses dan mekanisme yang harus dilalui.
"Surat dari gubernur (untuk mengusulkan) itu baru kami terima Januari 2021. Barulah kami minta sekwan berkoordinasi untuk memberikan dokumen dan data-data terkait dengan SK Mendagri yang asli dan inkrahnya (Eldin) dari pengadilan itu harus ada dulu," ujarnya.
Penyebab lambatnya proses Akhyar menjadi Wali Kota defenitif karena masa cuti sewaktu mengikuti kontestasi pilkada 2020.
"Kemarin ada juga sisa masa cuti Plt Wali kota Medan kemarin untuk mengikuti tahapan pilkada. Itulah kendalanya sedikit," pungkasnya.
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, proses pengajuan pendefinitifan dirinya sudah tiga bulan tidak berjalan.
"Saya Positif Thinking aja, saya juga tidak tahu apa motivasinya," kata Akhyar.
Baca Juga: Korupsi Materai 6000, Eks Manajer Kantor Pos Medan Divonis 4 Tahun Bui
Akhyar berharap prosesnya lancar, dan dirinya memastikan menjadi pejabat Wali Kota tersingkat di Indonesia.
"Ada waktu tiga minggu lagi masa jabatan, dengan proses ini maka dipastikan saya menjadi pejabat tersingkat di Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Pria di Medan Ngaku Polisi, Rudapaksa dan Rampas HP Remaja Wanita
-
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, Belasan Rumah Warga Rusak
-
BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT
-
Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas