SuaraSumut.id - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang , Sumatera Utara, siap mendampingi keluarga santri di Pesantren Darul Arafah Raya yang tewas dianiaya seniornya. Pendampingan dilakukan untuk menyelesaikan kasus tersebut.
Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik mengaku, kasus kekerasan di pesantren itu bukan kali pertama terjadi.
Ia mengaku, banyak laporan orangtua yang anaknya mengalami kekerasan baik fisik, psikis, verbal dan diskriminasi yang tidak dilaporkan dan ditindaklanjuti karena diselesaikan secara internal.
Ia meminta pihak pesantren tidak mengeksploitasi santri untuk menjadi pengawas di kamar asrama atau di manapun.
"Mereka di sana sedang menimba ilmu bukan untuk diberikan tugas sebagai pengawas atau petugas pendisiplinan," katanya dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com.
Hal ini sangat mendesak mengingat banyak kasus kekerasan terjadi di lingkungan pondok pesantren.
Pihaknya juga akan membuka posko pengaduan masyarakat khususnya orangtua atau wali santri yang anaknya mengalami kekerasan.
“Silahkan masyarakat melaporkan jika ada anaknya yang tengah menempuh pendidikan di Ponpes Darul Arafah, kami akan berikan pendampingan baik secara psikologis dan hukum," tukasnya.
Baca Juga: Viral! Maling Wanita Berkeliaran di Masjid RSUP Fatmawati, Curi Barang Jemaah Lagi Salat
Tag
Berita Terkait
-
Tersangka Kasus Santri Pesantren Tewas Dianiaya Senior di Deli Serdang Jadi 3 Orang
-
Terungkap, Ini Motif Santri Pesantren di Deli Serdang Tewas Dianiaya Senior
-
Satu Orang Jadi Tersangka Kasus Santri Pesantren Tewas Dianiaya Senior di Deli Serdang
-
Santri Pesantren di Deli Serdang Tewas Diduga Dianiaya Senior
-
Santri Pesantren Sunan Drajat Boleh Pulkam, Disewakan 130 Elf dan 8 Bus
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Angkasa Pura Aviasi Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan Haji 2026
-
Liburan Luar Negeri Bikin Untung dengan Promo Eksklusif dari BRI World Access
-
Begal yang Lukai Pedagang Mi Pecal Siang Hari di Medan Ditembak
-
Eks Wakapolda Metro Jaya Meninggal Kecelakaan di Medan
-
JK Ungkit Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran Pilih Hormat, Bukan Balas