SuaraSumut.id - Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyegel Centre Point Mall, di Jalan Jawa, Kecamatan Medan Timur lantaran menunggak pajak hingga Rp 56 miliar.
PT Agha Citra Kharisma (ACK) selaku pengelola akhirnya bersedia membayar tunggakan pajak dengan cara mencicil.
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Medan, mengatakan, pembayaran pertama dilakukan pada Senin 12 Juli 2021 sebesar Rp 3,5 miliar. Padahal, PT ACK berjanji akan membayar Rp 23 miliar pada bulan ini.
"Kemarin perjanjiannya pada bulan ini membayar Rp 23 miliar. Namun dari jumlah itu pembayaran pertama baru Rp 3,5 miliar," katanya, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (14/7/2021).
Suherman mengatakan, PT ACK menyatakan bahwa pembayaran akan dilakukan secara bertahap sebanyak 5 kali.
"Jadi mereka mintanya 5 kali bayar. Mulai Agustus hingga Desember akan bayar sekitar Rp 6,6 miliar," ujarnya.
Ia mengaku, tagihan Rp 56 miliar itu belum termasuk denda keterlambatan membayar selama 10 tahun.
"Itu belum termasuk denda ya itu perhitungan tunggakan pajak saja," katanya.
Ditanya apakah setelah pembayaran pertama penyegelan Centre Point Mall dibuka, ia mengaku tidak mengetahui hal tersebut.
Baca Juga: Keluarga Penyebar Video Syur Gisella Anastasia Keberatan dengan Denda Rp 50 Juta
"Kalau soal penyegelan itu kebijakan Pak Wali, tapi kalau ditanya apakah mereka sudah bayar tunggakan, saya akan jawab sudah dengan cara dicicil," tukasnya.
Sebelumnya, Bobby mengatakan, upaya yang dilakukan Pemkot Medan bukan secara tiba-tiba. Sebelumnya telah dilakukan upaya untuk menagih beban Pajak Bumi Bangunan (PBB) itu kepada pihak pengelola pusat perbelanjaan itu. Namun, kata Bobby, hingga saat ini pihak PT ACK sebagai pemilik dan pengelola tidak kunjung membayar.
"Ini bukan tiba-tiba, saya tekankan ini bukan tiba-tiba, karena berulang kali kita sampaikan dan itu sebelum periode saya sudah melakukan komunikasi kepada pihak pengelola bahkan sudah pernah ada MoU antara kita dengan PT KAI serta PT ACK. Namun itu sudah kadaluarsa selama 2 tahun, tapi tidak ada tindak lanjutnya," kata Bobby, Jumat (5/7/2021).
Bobby mengaku, total pajak yang ditunggak sebelumnya Rp 80 miliar, namun diminta untuk dihitung ulang sehingga didapatkan beban pajak sebesar Rp 56 miliar.
Bobby mengatakan, pada 7 Juni 2021 pihak Pemkot Medan telah menggelar rapat bersama pihak PT ACK, PT KAI yang dihadiri oleh Kasatgas KPK dan Kajari. Dalam rapat itu disepakati bahwa PT ACK harus membayar beban pajak dalam jangka waktu sebulan.
"Itu diminta hitung ulang kita hitung ulang. Dari sebelumnya luasnya 300 ribu meter menjadi 219.000 dengan totalnya Rp 56 miliar. Dalam rapat pada 7 Juni disepakati bahwa pajak akan dibayarkan pada 7 Juli, atau sebulan harus dibayar," bebernya.
Berita Terkait
-
DPRD Nilai Bobby Tunjukkan Sikap Tegas Segel Centre Point Mall
-
Tak Hanya Nunggak Pajak, Centre Point Mall Medan Ternyata Tak Miliki IMB
-
Bobby Nasution Beraksi, Centre Point Mall Disegel karena Tunggak Pajak
-
PPKM Ketat di Medan, Bobby Nasution Minta Camat Aktif Imbau-Awasi Tempat Ibadah
-
Tergetkan Retribusi dan Pajak Centre Point, Bobby Nasution Gandeng KPK
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Panduan Membeli Mobil Hybrid Bekas: Hemat BBM Tanpa Salah Pilih
-
Jalur Aceh Timur-Gayo Lues via Lokop Segera Terhubung, Penanganan Darurat Masuki Tahap Akhir
-
Mobil Bekas Tabrak Murah tapi Berisiko? Ini Keuntungan dan Kerugian
-
Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai Agar Tetap Prima dan Awet
-
Jangan Anggap Remeh! Ini Kelebihan Pelek Jari-jari Dibanding Pelek Alloy