Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Senin, 14 Februari 2022 | 14:45 WIB
Pengemudi ojek online mengalami luka parah usai dihajar geng motor di Merdeka Walk Medan. [Suara.com /M Aribowo]

SuaraSumut.id - Kawanan geng motor di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), terus menebar keresahan. Kekinian, kelompok geng motor mengeroyok seorang driver ojek online (Ojol) hingga terkapar bersimbah darah.

Aksi kekerasan geng motor terhadap korban bernama M Rohid Hamimdilon (22) ini terjadi pada Minggu (13/2/2022) dini hari di inti kota seputaran Merdeka Walk Medan.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka di bagian pelipis mata sebelah kanan, bagian kepala memar, bagian, mata memar, tangan dan kaki juga lembam-lembam.

Saat SuaraSumut.id menjumpai korban di kediamannya Jalan Pelajar Timur Medan, pada Senin (14/2/2022) siang, korban tampak sedang terbaring lemah. Dalam kondisi kesakitan, korban juga berusaha duduk menceritakan kejadian mengerikan pengeroyokan geng motor.

Baca Juga: Tukang Ojek Online Terkapar Ditabrak Angkot Medan, Sopir Kabur

"Saya pulang kerja sebagai karyawan minimarket, kemudian lanjut duduk di MW (Merdeka Walk) sekalian mau ngojek, saya juga ojek, saya sudah pakai jaket ojek," kata korban.

Ketika tengah duduk-duduk di kawasan Merdeka Walk, korban melihat kawanan geng motor menghajar seorang pemuda bernama M Dicky Pranata (19) beramai-ramai. Korban yang tidak tega melihat remaja itu menjadi sasaran bulan-bulanan geng motor, kemudian datang membantunya.

"Saya lalu mengejar kawanan geng motor hingga ke Jalan Putri Hijau, dari arah samping pelaku menendang saya," ucap Rohid.

Akibat tendangan tersebut korban pun jatuh tersungkur ke aspal. Bagian wajah korban berlumuran darah, dan tak sadarkan diri. Oleh warga, korban kemudian membawanya ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.

"Saya sudah tidak ingat apa-apa," imbuhnya.

Baca Juga: Sempat Viral Dihajar Massa, Rangga si Pembeli Durian Pakai Uang Palsu di Medan Divonis 3 Tahun Penjara

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka serius di bagian wajahnya. "Ada 9 jahitan di bagian pelipis, kepala saya juga memar, tangan dan kaki," kata Rohid.

Load More