SuaraSumut.id - Seorang pria di Tanjung Balai ancam bunuh istri dan anaknya hanya gara-gara ajakan bercintanya ditolak istri. Parahnya, sang istri dan kedua anaknya juga disekap.
Pelaku berinisial SHH alias Pak Jos. Sedangkan istrinya berinisial NMS dan kedua orang anaknya JAH dan JOAH.
"Pelaku mengancam istrinya yang sedang berada di dalam kamar mandi, 'awas kamu nanti ya keluar dari kamar mandi kubunuh kamu nanti'," ujar Kasi Humas Polres Tanjung Balai AKP Ahmad Dahlan Panjaitan menirukan ucapan pelaku kepada SuaraSumut.id, Jumat (1/9/2023).
Ia mengatakan pelaku mengancam membunuh istrinya sambil mengasah senjata tajam berupa pisau dapur. Korban langsung keluar dari kamar mandi dengan cara berlari.
"Pelaku juga memanggil dan menyuruh kedua anaknya untuk masuk ke dalam rumah," ungkap Ahmad.
Setelah kedua korban (anak kandung) masuk ke dalam rumah oleh pelaju mengancam kedua korban agar jangan keluar rumah.
"Apabila keluar rumah kedua korban akan dibunuh," katanya.
Tetangga korban yang mendengar peristiwa mengerikan ini lalu cepat-cepat menghubungi Polres Tanjung Balai. Ahmad melanjutkan, pihaknya yang menerima informasi ini kemudian turun ke lokasi dan menangkap pelaku.
"Selanjutnya personel Satreskrim Polres Tanjung Balai mendatangi TKP dan mengamankan tersangka Pak Jos, dan menyelamatkan korban yang disekap di dalam rumah," ujarnya.
Baca Juga: Anggota DPRD Buronan Kasus Narkoba 2.000 Pil Ekstasi Akhirnya Ditahan
Dari pemeriksaan, Ahmad menjelaskan motif tersangka mengancam membunuh dan menyekap istri dan anak-anaknya karena kesal ajakan bercinta ditolak NMS yang merupakan istrinya.
Atas tindakannya pelaku melanggar Pasal 77 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Subs 45 (1) UU RI No. 23 Thn 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Pasal 335 (1) KUHPidana.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Wanita di Tanjung Balai Ngaku Kasat Reskrim dan Pengacara Tipu Korbannya Rp 98,2 Juta
-
Pukat Trawl Merajalela di Selat Malaka, Nelayan Tradisional Tanjung Balai Mengeluh
-
Polda Sumut Ungkap 4 Kasus Penyalahgunaan BBM, 9 Orang Diamankan
-
Breaking News! Pria di Tanjung Balai Tewas Usai Tercebur ke Sungai Saat Beli Ikan
-
Polda Sumut Akhirnya Tahan Oknum Anggota DPRD Tanjung Balai yang Terlibat Peredaran 2.000 Butir Ekstasi
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
AceKid, Sufor Pertama di Indonesia yang Terbuat dari Susu Segar