alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rocky Sebut Penangkapan Menteri Edhy adalah Sinyal Istana Buat Prabowo

Farah Nabilla | Chyntia Sami Bhayangkara Kamis, 26 November 2020 | 06:58 WIB

Rocky Sebut Penangkapan Menteri Edhy adalah Sinyal Istana Buat Prabowo
Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo. (Instagram.@rizky_irmansyah)

"Prabowo pasti mampu dan sudah membaca, dia tahu efek panjangnya nih. Dia mungkin kirim sinyal, ada dua tiga lagi lho yang lain, jangan gue doang yang dikerjain," tutur Rocky.

SuaraSumut.id - Pengamat politik Rocky gerung berkomentar soal penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh KPK.

Menurut Rocky, ada sinyal dari Istana untuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dari insiden penangkapan Menteri Edhy tersebut.

Rocky menafsirkan, penangkapan Edhy bisa saja menjadi pertanda Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tak lagi dibutuhkan oleh Istana.

Untuk diketahui, Prabowo kekinian masih menjabat Ketua Umum Partai Gerindra sementara Edhy Prabowo adalah wakil ketua umumnya. 

Baca Juga: Menteri Edhy Prabowo, Rekan Separtainya Ditangkap KPK, Ini Kata Wagub DKI

Hal itu disampaikan oleh Rocky melalui kanal YouTube miliknya Rocky Gerung Official.

Rocky mengatakan, kasus ditangkapnya Edhy Prabowo dengan mudah diduga sejak awal. Sebab, kecurigaan adanya tindak korupsi sudah dibongkar oleh majalah Tempo, di mana ada kecurigaan terhadap Edhy sejak awal.

Meski demikian, di balik operasi tangkap tangan KPK tersebut, Rocky menilai ada pesan-pesan politik tersendiri.

"Semua orang berpikir, di balik OTT ada pesan-pesan politik tersendiri. Tapi saya anggap, kita rayakan saja dengan pesan seafood hari ini. Ada big fish tertangkap karena umpan udang," kata Rocky seperti dikutip Suara.com, Rabu (25/11/2020).

Rocky menduga ada kode yang ingin ditampilkan Istana bahwa Prabowo sudah tak lagi diperlukan.

Baca Juga: Cerita saat KPK Tangkap Menteri KKP di Bandara, Ali Ngabalin: Enaklah Tadi

Dugaan tersebut diperkuat dengan keanehan postur politik di Istana pascakepulangan Prabowo dari Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait