"Ini adalah kebangkitan di bidang pariwisata yang akan membuka peluang usaha dan tentunya lapangan kerja," kata Sandi.
Namun, memulai kebangkitan ekonomi dari jalur pariwisata juga mesti menerapkan prokes yang ketat. Sebab pandemi yang telah setahun melanda negeri belum akan berakhir.
Bobby menjelaskan kenapa tema Kitchen of Asia yang dipilih untuk kampanye pariwisata Kota Medan.
"Masa kini, dapur itu bukan lagi ruang di bagian belakang. Bukan ruang bersekat yang pengap. Hari ini dapur sudah dipajang di bagian depan agar orang-orang bisa melihat langsung bagaimana makanan mereka disajikan. Begitulah kita akan terapkan di Medan, promo kuliner kita akan dibalut sejarah yang akan jadi andalan di sektor pariwisata," papar Bobby.
Baca Juga:Truk Tanah Jatuh Dari Jalan Layang Tanah Abang Timpa Sebuah Mobil
Ia mengaku, bahwa secara tekstur Kota Medan tak punya alam yang cukup untuk jadi destinasi wisata.
"Maka itu kita harus ciptakan. Kawasan Kesawan itu akan kita kembangkan, bukan ke depan tapi mundur ke belakang. Ke zaman dahulu, kita akan lihat historinya. Bagaimana bangunan di sini memiliki ceritanya masing-masing. Dan faktor sejarah itulah yang nanti akan menambah cita rasa kuliner Kota Medan," tukasnya.