alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Ibu dan Bayi Meninggal Usai Persalinan, Begini Penjelasan RS di Sumut

Suhardiman Selasa, 18 Mei 2021 | 21:24 WIB

Soal Ibu dan Bayi Meninggal Usai Persalinan, Begini Penjelasan RS di Sumut
Penanggungjawab RS Bunda Mulia Kisaran Binsar P Sitanggang. [Ist]

Dalam operasi yang dilakukan, kondisi janin tidak tertolong dan meninggal dunia.

SuaraSumut.id - Pihak rumah sakit angkat bicara terkait curhatan keluarga pasien soal pelayanan salah satu RS di Sumatera Utara yang meyebabkan ibu dan bayi meninggal.

Penanggungjawab RS Bunda Mulia Kisaran Binsar P Sitanggang menyebut, pelayanan yang dilakukan pihaknya terhadap pasien sudah sesuai standar prosedur operasional (SOP) dan seusai dengan Undang Undang.

Namun, pasien mengalami solusio plasenta, yaitu komplikasi kehamilan. Di mana plasenta terlepas dari dinding rahim bagian dalam sebelum proses persalinan.

"Pelayanan sudah sesuai SOP. Pasien masuk kira-kira pukul 23.30 WIB. Semua dalam keadaan normal, ibu itu mau melahirkan. Dilakukan observasi memantau persalinan. Tindakan medis pasien di infus," kata Binsar, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: Beckham: Semoga Liga 1 Cepat Digelar

Sekitar pukul 08.00 WIB ada pembukaan dua centimeter. Pada pukul 12.00 dilakukan akselerasi. Persalinan terlihat bagus. Dalam pantuan yang dilakukan, sekitar pukul 15.00 perut pasien tegang.

"Perutnya tegang seperti papan. Diduga saat itu janin mengalami solusio plasenta. Ini kondisi gawat darurat. Maka dilakukan tindakan operasi," paparnya.

Ia menilai, apa yang dialami pasien diduga terjadi karena pasien sempat merangkak sebelum persalinan.

"Ada keluarga yang masuk secara paksa ke ruang persalinan dan memaksa pasien merangkak sejauh lima meter. Solusio plasenta ini trauma, bayangkan selama dua jam disuruh merangkak padahal sudah dilarang perawat," katanya.

Dalam operasi yang dilakukan, kondisi janin tidak tertolong dan meninggal dunia. Sementara si ibu dalam keadaan sehat. Sekitar pukul 04.00 pagi, pasien mengalami nyeri kepala hebat.

Baca Juga: Kasus Mayat Bocah Dibiarkan 4 Bulan di Kamar, KPAI Minta Polisi Lakukan Ini

"Ibunya alhamdulilah sehat pasca operasi. Sekitar jam 4 pagi nyeri kepala hebat tiba-tiba tidak tertolong," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait