Kakak Adik di Medan Kena Penyakit Kulit Aneh Butuh Bantuan Dermawan

Tubuh keduanya mengalami penyakit aneh dengan kulit yang mengelupas.

Suhardiman
Sabtu, 03 Juli 2021 | 23:41 WIB
Kakak Adik di Medan Kena Penyakit Kulit Aneh Butuh Bantuan Dermawan
Kakak Adik di Medan Kena Penyakit Kulit Aneh Butuh Bantuan Dermawan. [Ist]

SuaraSumut.id - Kondisi dua bocah kakak adik di Medan ini sangat memprihatinkan. Tubuh keduanya mengalami penyakit aneh dengan kulit yang mengelupas.

Kedua bocah itu bernama Haikal (8) dan adiknya perempuan Zakira (3). Video yang memperlihatkan kondisi keduanya viral di media sosial. Dalam unggahan itu, keduanya tampak berdoa agar diberikan rezeki dan segera dapat berobat.

"Ya allah, berikan kami rezeki. Agar bisa beli susu, beli jajan dan tolong kami berobat, biar kami cepat sembuh," kata sang adik Zakira.

Sang ibu bernama Nisa (27) mengaku, sejak kecil kedua anaknya sudah mengalami penyakit kulit. Hal bermula dari benjolan kecil yang muncul pada kulit.

Baca Juga:Aktivis Lingkungan Hidup Emmy Hafid Wafat Usai Dirawat di RS Pondok Indah

"Tapi masih belum separah yang sekarang," kata Nisa, Sabtu (3/7/2021).

Benjolan pada kulit mulai menyebar ke sekujur tubuh seiring bertambahnya usia keduanya. Selain membesar, benjolan itu mengelupas dan mengeluarkan cairan dan kerap membuat keduanya meringis kesakitan.

"Kadang kalau lagi sakit, sakit kali. Kalau udah terkelupas pasti pedih dan orang ini terus menangis menahan rasa sakitnya," ungkapnya.

Dampak dari benjolan yang pecah, kata Nisa, menyebabkan anggota tubuh anaknya menjadi cacat. Seperti jari yang yang rusak dan kuku yang mengelupas.

"Padahal saat lahir kondisinya normal kok. Kalau sekarang maaf cakapnya udah cacat," bebernya.

Baca Juga:Pengamanan Destinasi Wisata Danau Toba Disiapkan

Upaya untuk menyembuhkan kedua buah hatinya telah dilakukan dengan membawa ke beberapa rumah sakit. Namun anehnya sampai saat ini tidak diketahui apa penyakit yang diderita kedua bocah itu.

Setiap rumah sakit yang didatanginya untuk berobat selalu memberikan penjelasan yang berbeda-beda pula.

"Ada yang bilang virus kucing, ada kanker dan ada pula yang bilang penyakit turunan," ungkapnya.

Selain itu, kendala biaya menjadi hal yang dihadapi Nisa. Sehingga kedua buah hatinya kerap menahan perih kesakitan lantaran tidak lagi menjalani pengobatan. Apalagi, kata Nisa, dirinya bukan warga asali Kota Medan, melainkan perantau dari Kabupaten Mandailing Natal.

"Biaya jadi kendala, karena tidak sanggup bayar BPJS, bukan belum diurus," jelasnya.

Saat ini ia mengaku tidak sanggup membiayai perobatan anaknya. Terlebih suaminya hanya seorang buru tani. Penghasilannya hanya cukup bagi biaya hidup dan membeli susu Zakira.

Saat ini Nisa tinggal di Medan menumpang di tempat adiknya untuk meminta bantuan.Namun bantuan juga tidak kunjung dia dapat. 

Dia sangat berharap ada pihak yang mau membantu anaknya. Salah satu harapannya kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

"Saya harap, bisa dilihat bapak gubernur, karena saya pribadi di Kabupaten Mandailing nggak ada respon dari pemerintahnya. Harapannya saya bapak gubernur bantu kesembuhan anak ini," pungkasnya.

Kontributor : Muhlis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini