SuaraSumut.id - Polisi menungkap kasus perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan. Seorang pelaku terpaksa dilumpuhkan dan meninggal dunia.
"Satu pelaku perampokan Pajak Simpang Limun inisial H berhasil dilumpuhkan dan meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, saat dikonfirmasi, Selasa (14/9/2021).
Hadi mengatakan, pelaku terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan saat tim gabungan melakukan pra rekonstruksi.
"Yang bersangkutan melakukan perlawanan dan membahayakan petugas, ketika melakukan prarekon untuk mengetahui arah pelarian dan titik kumpul terakhir pelaku-pelaku yang lainnya," pungkas Hadi.
Baca Juga:Tak Takut Manchester United dan Cristiano Ronaldo, Young Boys Bakal Tampil Ofensif
Hadi belum mau menjelaskan kronologi, lokasi, dan identitas para pelaku perampokan bersenjata api tersebut.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat ditanya wartawan tidak menapik kabar ditangkapnya pelaku.
Riko mengaku, kasus ini bakal dipaparkan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol R.Z Panca Putra Simanjuntak dalam waktu dekat.
"Besok (Rabu 15 September) dirilis Pak Kapolda," katanya.
Diketahui, empat perampok bersenjata api menyatroni toko emas di Pasar Simpang Limun, pada Kamis (26/8/2021).
Baca Juga:Restoran Cepat Saji Diminta Tinggalkan Ayam Kandang Baterai, Ini Penyebabnya
Perampok berjumlah empat orang yang membawa senjata jenis laras panjang dan pistol langsung menodongkan senjata ke petugas keamanan pasar. Pelaku menggasak 5 kg emas.
- 1
- 2