Polda Sumut Akan Periksa Bupati Langkat Terkait Tewasnya Penghuni Kerangkeng

pemeriksaan akan menyasar semua pihak yang terlibat.

Suhardiman
Sabtu, 29 Januari 2022 | 18:38 WIB
Polda Sumut Akan Periksa Bupati Langkat Terkait Tewasnya Penghuni Kerangkeng
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra saat memberikan keterangan kepada wartawan. [Suara.com/M.Aribowo]

SuaraSumut.id - Polda Sumut tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan meninggalnya penghuni kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, semua pihak yang terlibat akan dimintai keterangan, termasuk Terbit Rencana yang saat ini sedang berada di dalam tahanan KPK.

"Ini yang dimintai keterangan, interogasi ada 30 orang oleh tim dari saya. Ini kita terus berkembang," kata Panca Putra, Sabtu (29/1/2022).

Panca Putra mengatakan, pemeriksaan akan menyasar semua pihak yang terlibat.

Baca Juga:Penyakit Ini Mengincar Jika Tidur Siang Terlalu Lama

"Ngak usah khawatir, dimanapun dia kita akan datang. Kalau itu terkait bupati yang sekarang ada di KPK, kita akan minta keteranganya," ujarnya.

Dalam proses penyelidikan, kata Panca Putra, pihaknya telah menemukan adanya dugaan kekerasan terhadap orang yang dititipkan.

"Orang yang masuk, orang yang dibina, orang direhab itu di sana, ini sudah mulai ditemukan. Sedang dalam proses untuk pendalaman termasuk tempat-tempatnya," katanya.

"Kita sudah temukan tempat pemakamannya, berikan waktu kepada kami rekan-rekan sekalian untuk mengungkap ini secara utuh," jelasnya.

Ada 656 Orang dalam kerangkeng

Baca Juga:Atasi Konflik, Pemerintah Akan Lakukan Pendekatan Kesejahteraan di Papua dan Kirim Menteri ATR/BPN ke Maluku

Dari serangkaian penyelidikan, kata Panca Putra, pihaknya telah menemukan berbagai bukti-bukti adanya kekerasan di dalam kerangkeng.

"Kita sudah temukan bukti permulaan, termasuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penitipan orang yang masuk ke sana. Semua sudah kami terima. Penyidik sudah dapatkan totalnya ada 656 sejak tahun 2010, sudah cukup panjang," imbuhnya.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengaku, pihaknya 100 persen yakin terjadi kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang dalam kerangkeng tersebut.

"Kalau ditanya berapa persen (terjadi kekerasan) seratus persen," kata Komnas HAM.

Pihaknya telah mendapatkan data dan informasi yang lengkap terkait dengan dugaan kekerasan di sana.

"Polanya kami dapat, pelakunya kami dapat, infrastruktur untuk melakukan kekerasan kami dapat, informasi soal alat juga kami dapat, keterangan konteks kenapa terjadinya kekerasan kami dapat, orangnya juga kami dapat," mantap Anam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini