Ancam Polisi Pakai Sajam, Buron Begal dan Jambret di Medan Ditembak Mati

Seorang buronan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) spesialis begal dan jambret, ditembak mati jajaran Satreskrim Polrestabes Medan.

Riki Chandra
Jum'at, 25 Februari 2022 | 17:21 WIB
Ancam Polisi Pakai Sajam, Buron Begal dan Jambret di Medan Ditembak Mati
Ilustrasi mayat, jenazah. [Envato]

SuaraSumut.id - Seorang buronan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) spesialis begal dan jambret, ditembak mati jajaran Satreskrim Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (25/2/2022).

Pelaku berinisial MDA (25) terpaksa ditembak karena mengancam polisi dengan menodongkan senjata tajam (sajam) jenis pisau saat akan ditangkap di Jalan Bersama Simpang Kongsi, Marindal.

Usai ditembak, polisi berupaya menyelamatkan nyawa pelaku dengan membawanya ke RS Adam Malik untuk mendapat pertolongan. Sayangnya, nyawa MDA tak tertolong dan akhirnya meninggal dunia.

"Tim membawa jenazah pelaku ke RS Brimob TK I Polda Sumut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol, M Firdaus, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com.

Baca Juga:Tahun Ini, Wali Kota Medan Janji Benahi Kampung Nelayan di Belawan

Selain menembak mati satu buronan pelaku curas, Tim Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan juga menangkap dua pelaku lainnya, yakni MH dan HS yang merupakan resedivis, dan sudah pernah ditangkap dan dipenjara pada Tahun 2020.

Menurut Kasat Reskrim, penembakan dan penangkapan para pelaku atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP/2519/X/2020/SPKT Polrestabes Medan, dan DPO/669/Res.1.8/2020/Reskrim tanggal 30 Desember 2020.

Korbannya bernama Remudus Sinaga (54) warga Jalan Budi Luhur, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia.

Ia dirampok di Jalan Gatot Subroto dekat RRI, Medan Helvetia pada Jumat, 9 Oktober 2020 sekira pukul 06.30 WIB.

Kala itu, korban keluar rumah hendak olah raga dengan menggunakan sepeda. Saat di Jalan Gatot Subroto depan RRI secara tiba-tiba dua unit sepeda motor datang dari arah belakang korban.

Baca Juga:Viral Dua Pemuda di Medan Baku Hantam, Diduga Gegera Uang Parkir

Kemudian, ketiga pelaku mendatangi korban dan kemudian menarik tas sandang yang ada di bahu korban, sehingga terjadi tarik-tarikan antara korban dan pelaku.

Kemudian pelaku menunjang korban sehingga terjatuh ke aspal dan para pelaku mengambil tas sandang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini